Pemuda Madiun Tersangka Kasus Bjorka Wajib Lapor 2 Kali Sepekan

ADVERTISEMENT

Pemuda Madiun Tersangka Kasus Bjorka Wajib Lapor 2 Kali Sepekan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 21 Sep 2022 12:03 WIB
6 Hal Diketahui soal Pemuda Madiun Jadi Tersangka Bantu Bjorka
MAH, pemuda Madiun yang jadi tersangka karena membantu Bjorka. (Sugeng Harianto/detikJatim)
Jakarta -

Pemuda Madiun Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21) telah ditetapkan sebagai tersangka karena membantu hacker Bjorka, namun tidak ditahan. MAH dikenai wajib lapor dua kali dalam seminggu.

"Wajib lapor satu minggu dua kali itu teknis penyidikan, penyidik yang mengatur soal itu," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (21/9/2022).

Dedi mengatakan MAH wajib lapor di Polres terdekat. Wajib lapor itu dilakukan di Polres Kota Madiun.

"Nggak (di Mabes Polri), di sana aja, di Polres aja. Di polres terdekat saja yang mengawasi langsung dan dia bisa berkomunikasi dengan penyidik di Polres Kota Madiun," katanya.

Sesal Pemuda Madiun

Seorang pemuda di Madiun, Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21), menjual channel Telegram ke admin Bjorka seharga USD 100. MAH kini meminta maaf atas perbuatannya.

"Saya secara pribadi minta maaf ke semua pihak. Baik pemerintah, kepolisian, atas perilaku saya," ujar MAH, dilansir detikJatim, Minggu (18/9/2022).

MAH mengaku awalnya hanya iseng bermain media sosial dan terimpit masalah ekonomi hingga akhirnya memutuskan menjual channel Telegram pribadinya, @bjorkanism, ke admin Bjorka. MAH mengaku menyesali perbuatannya itu dan tidak akan mengulanginya.

"Awalnya iseng saya punya channel Telegram hingga kenal Bjorka. Di samping itu juga karena keluarga butuh uang," ungkapnya.

"Saya menyesal dan tidak mengulangi perbuatan saya. Untuk pengguna internet, pesan saya harap bijak tidak salah bermain social media," terangnya.

Simak Video 'Polri Ungkap Pemuda Madiun yang Bantu Bjorka Dijerat UU ITE':

[Gambas:Video 20detik]

(azh/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT