Polisi Bangun Pos Pantau Cegah Tawuran di Underpass Manggarai Berulang

ADVERTISEMENT

Polisi Bangun Pos Pantau Cegah Tawuran di Underpass Manggarai Berulang

Antara - detikNews
Selasa, 20 Sep 2022 22:45 WIB
Polisi bangun pos cegah tawuran di underpass Manggarai
Polisi bangun pos cegah tawuran di underpass Manggarai (ANTARA)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan membangun dua pos pantau di terowongan (underpass) di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, untuk mencegah berulangnya tawuran warga di kawasan tersebut. Selain itu, sebanyak 10 personel kepolisian akan disiagakan.

"Kami siapkan sekitar 10 personel berseragam dan ada juga dari Reskrim serta dibantu dari Pokdar Kamtibmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perangkat RT dan RW," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan seperti dilansir Antara, Selasa (20/9/2022).

Yandri Irsan menegaskan pihaknya mengerahkan sejumlah personel sejak pecahnya tawuran di terowongan (underpass) Manggarai pada Minggu (18/9) lalu. Senada dengan Yandri Irsan, Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Harun ingin agar stigma tawuran bisa dihilangkan.

"Satu, sudah ada kesepakatan ada piket pos pantau. Kemudian komunitas pembentuk anti tawuran dari masyarakat yang akan dibuatkan rompi anti-tawuran," tutur Harun.

Selain itu, pihak kelurahan dan warga sekitar juga akan memantau melalui kamera pengawas tersembunyi (CCTV). Harun menyampaikan pesan kepada masyarakat sekitar agar lebih mengenal warganya dan jangan mudah percaya dengan berita bohong.

"Kemarin kita tekankan kenali masyarakat kanan kirinya, jangan mudah terprovokasi. Warga di sini sangat proaktif membentuk komunitas anti tawuran," tutupnya.

Tawuran di Underpass Manggarai

Tawuran antarwarga kembali terjadi di underpass Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Tawuran diwarnai perang mercon. Ini adalah tawuran ketiga kalinya selama September.

Lurah Manggarai, Muhammad Arafat Dinsirat, mengakui adanya tawuran yang terjadi pada Minggu (18/9/2022) malam. Arafat mengatakan tawuran tersebut masih 'kelanjutan' dari peristiwa sebelumnya.

"Isu tawuran masih terkait masalah tawuran yang minggu lalu," kata Arafat saat dimintai konfirmasi, Senin (19/9).

(maa/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT