Tender Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Sunter Diumumkan November

ADVERTISEMENT

Tender Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Sunter Diumumkan November

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 20 Sep 2022 10:40 WIB
Sampah nampak berceceran di pinggir Jalan Sunter, Jakarta Utara. Hal itu terjadi karena lahan yang akan dibangun fasilitas ITS baru akan dimulai akhir Juli 2019.
Pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

PT Jakarta Propertindo (JakPro) memastikan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara tetap dilaksanakan tahun ini. Rencananya, kontruksi tahap awal ITF ditargetkan terlaksana pada kuartal keempat tahun ini.

"Saat ini telah berproses tender untuk seleksi kemitraan ITF," kata VP Corporate Secretary JakPro, Syachrial Syarif, dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9/2022).

Syachrial mengatakan pemenang tender akan diumumkan oleh PT Jakarta Solusi Lestari (JSL) selaku anak usaha JakPro pada bulan November ini. Adapun, setiap tahapannya sudah melalui proses dan tata laksana dengan menerapkan prinsip GCG dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Syachrial menjelaskan ITF Sunter merupakan solusi pengolahan sampah yang tepat bagi ibu kota dan warga DKI Jakarta karena didukung teknologi teruji, modern, dan ramah lingkungan. ITF Sunter dapat mengolah 2.200 ton sampah/hari dan mengurangi 30% sampah Jakarta yang setiap harinya dikirim ke TPST Bantargebang.

"Itu sebabnya ITF Sunter menjadi salah satu solusi bagi DKI Jakarta untuk mampu menyelesaikan permasalahan persampahan di ibu kota" jelasnya.

Dia juga memastikan pembangunan ITF Sunter sudah direncanakan secara matang dan melibatkan banyak pihak. ITF Sunter dengan teknologi teruji dan modern dan telah banyak digunakan di negara-negara maju di dunia, didesain mampu memusnahkan dan mereduksi volume sampah 80-90% dengan standar emisi Euro 5 dan menghasilkan energi listrik 35 MW/jam.

"Ini merupakan wujud perubahan cara pandang karena sejatinya sampah adalah material produktif dalam ekonomi sirkular (circular economy). Karena itu ITF Sunter dirancang dengan memperhatikan pembangunan kota yang berkelanjutan," ujarnya.

ITF Sunter merupakan mandat Pemprov DKI Jakarta kepada Jakpro melalui Pergub 33 Tahun 2018 tentang Penugasan Lanjutan Dalam Penyelenggaraan Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara di Dalam Kota/Intermediate Treatment Facility (ITF). Proyek ITF Sunter merupakan pengolahan sampah terbesar di Indonesia yang menghasilkan tenaga listrik dengan Teknologi pengolahan sampah yang teruji, modern dan ramah lingkungan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Warga Parepare Ubah Sampah di Pantai Jadi Seni Ekobrik':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT