ADVERTISEMENT

Golkar Kritik Mars-Himne Depok: Kenapa Idris Sibuk Urusin Lagu?

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 20 Sep 2022 07:44 WIB
Wakil Ketua DPRD Depok fraksi Golkar Tajudin Tabri
Tajudin Tabri (Foto: dok. Pribadi)
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD Depok fraksi Golkar Tajudin Tabri mengkritik mars dan himne Depok yang diciptakan oleh Wali Kota Mohammad Idris. Tajudin menilai masih banyak persoalan mendasar rakyat yang harus diurus daripada lagu.

"Kenapa sih Idris ini di masa kepemimpinannya yang sebentar lagi mau habis ini terlalu sibuk dengan... Tadi aja nih di Bandara Soekarno Hatta ketemu orang, saya bilang orang Depok, 'oh itu wali kota yang suka nyiptain nyanyi-nyanyi ya?' Itu tadi di bandara itu," kata Tajudin kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Tajudin menilai harusnya Pemkot Depok memikirkan terkait dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, antisipasi kenaikan bahan pokok imbas harga BBM naik itu adalah pekerjaan yang harus dilakukan saat ini.

"Maksud saya bukan nggak perlu kita untuk mengidentitaskan kota kita dengan satu judul nyanyi Himne Depok atau apa gitu. Tapi yang terpenting adalah kita mikirin aja nih bagaimana rakyat kita dengan adanya kenaikan BBM, terus juga untuk mengantisipasi adanya inflasi-inflasi pemerintah daerah harus mengantisipasi itu," kata dia.

Lebih lanjut, Tajudin meminta Idris tak terlalu sibuk dengan masalah lagu. Lebih baik, kata dia, Pemkot Depok menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

"Nggak usah banyak-banyak mikirin nyiptain nyanyi apalah, nyanyi di jalanan, di lampu merah. Buat apa? Urusin bagaimana rakyat, masyarakat, guru, tenaga kerja, kan gitu, itu yang menjadi concern kita sebetulnya, bukan concern masalah nyanyi-nyanyi," sebut dia.

"Masalah kenaikan upah minimum regional (UMR) Kota Depok nih harus menjadi pemikiran Idris dan pemerintah kota dan legislatif karena imbas kenaikan BBM harus disesuaikan dengan upah minimum regional," imbuhnya.

Penjelasan Idris

Mohammad Idris sebelumnya telah menjelaskan soal mars "Depok Sejahtera" dan himne "Damai Depokku" yang diciptakan dirinya. Menurut Idris lirik yang ada di dalamnya merupakan harapan yang baik untuk keberlangsungan Kota Depok.

"Ini kan lagu dan lirik di samping sebuah realitas tapi juga sebagai sebuah asa atau sebuah cita-cita, kan sah-sah saja," papar Idris melalui video resminya, dilihat Minggu (18/9/2022).

Idris mengatakan Mars dan Himne yang ditulis merupakan hasil renungannya. Makna di lagu masih berkaitan dengan posisi Kota Depok yang disebut sebagai penyangga Ibu Kota, tetapi di sisi lain juga sebagai etalase Jawa Barat.

"Sebenarnya itu juga hasil renungan, mungkin orang bilang ada bakat tapi saya tidak merasa tapi saya serahkan dengan yang pakar dalam hal ini para seniman, saya serahkan ini layak atau tidak," papar Idris.

Simak juga 'PKS Tepis PDIP: Kerukunan Beragama di Depok Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT