Anak Kenang Azyumardi Azra Sosok Ayah yang Disiplin terhadap Waktu

ADVERTISEMENT

Anak Kenang Azyumardi Azra Sosok Ayah yang Disiplin terhadap Waktu

Mulia Budi - detikNews
Senin, 19 Sep 2022 19:13 WIB
Anak sulung Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, RausanFikr Usada
Anak sulung Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, RausanFikr Usada (Mulia/detik)
Jakarta -

Anak sulung Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, RausanFikr Usada, mengenang almarhum ayahnya sebagai sosok pekerja keras. Bagi Rausan, Prof Azra juga merupakan pribadi yang sayang kepada keluarga.

"Bapak itu orang yang kerja keras, tepat waktu, sayang keluarga, dan tentunya disiplin. Disiplin itu berbekas," kata anak sulung Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra, RausanFikr Usada, kepada wartawan di rumah duka, Cuputat, Tanggerang Selatan, Senin (19/9/2022).

RausanFikr Usada mengatakan Prof Azra sangat disiplin terkait waktu. Dia menyebut, dalam berbagai acara, Prof Azra selalu tiba di lokasi sebelum acara dimulai.

"Malah terlalu tepat waktu, acara seminar jam berapa dia satu jam, satu setengah jam sebelumnya bahkan sudah siap. Kadang-kadang anggota keluarga yang lainnya kadang-kadang kelabakan kalau janjian sama beliau. Ini mau ikut seminar atau mau liburan," tuturnya.

Dia mengatakan ada kebiasaan Prof Azra yang berbeda dalam dua tahun terakhir. Di antaranya mulai mau diajak nonton hingga diajak foto di depan Jam Gadang.

"Beliau kan seneng nonton sepakbola, biasanya susah kalau diajak nobar gitu di rumah, akhir-akhir ini setahun, dua tahun ini mau gitu nonton Euro Piala Dunia, bahkan Minions," ujarnya.

"Misalnya berapa hari yang lalu, seminar terakhir beliau di Sumatera beliau mau foto di depan jam Gadang biasanya hal-hal begitu beliau nggak mau," sambungnya.

Selain itu, dia mengatakan momen liburan ke Jepang pada 2014 menjadi momen yang berkesan. Dia menyebut dirinya diajak oleh sang ayah untuk menghadiri berbagai seminar.

"Hal paling berkesan waktu libur ke Jepang, 2014, orang kan libur lebih banyak ke tempat wisata atau ke mana, waktu di Fukuoka kita banyak ke tempat wisata kita liburannya dari satu tempat seminar ke tempat seminar yang lain," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan Prof Azra tak pernah memaksa anak-anaknya dalam menentukan pilihan karir. Dia menuturkan Prof Azra berpesan kepada anak-anaknya untuk bertanggung jawab atas pilihan masing-masing.

"Entah kalian percaya atau nggak, (Prof Azra) tidak memaksa sama sekali, yang penting anak-anaknya lulus S1, selesai S1 terserah kalian mau berkarya mau jadi apa, yang penting positif gitu sama bertanggung jawab sama masing-masing," ucapnya.

Seperti diketahui, Azyumardi Azra meninggal dunia di rumah sakit di Malaysia, Minggu siang waktu setempat. Azyumardi berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat (16/9) akibat gangguan kesehatan saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia.

Kepergian Azyumardi Azra meninggalkan duka mendalam bagi sejumlah kalangan. Azyumardi dikenang sebagai sosok cendekiawan muslim yang sederhana dan kaliber dunia.

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT