Polisi Ungkap Pemukulan Berujung Pria Bekasi Bikin Laporan Palsu

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Pemukulan Berujung Pria Bekasi Bikin Laporan Palsu

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 17 Sep 2022 16:13 WIB
Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim
Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyatakan luka pada tubuh pria di Bekasi berinisial MF (28) yang membuat laporan palsu dugaan penculikan adalah asli. Luka di sejumlah tubuh MF ini disebabkan pengeroyokan warga.

"Pengeroyokannya dia itu ya ada, tapi di Kedung Waringin, gitu," kata Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).

Mustakim mengatakan MF dikeroyok oleh warga dan keluarga kekasihnya. MF dianggap telah membawa kabur kekasihnya dari sang keluarga hingga tinggal serumah tanpa ada ikatan perkawinan.

"Istilahnya membawa lari perempuannya itu udah 1 bulan. Dicari-cari nggak ketemu, ternyata ada di situ di kontrakan dia yang ngontrak," ujarnya.

Menurut Mustakim, pihaknya telah menyarankan MF membuat laporan polisi atas pengeroyokan yang menimpanya. Namun, hingga kini MF menolak.

"Dia suruh membuat laporan nggak mau di Kedung Waringin atau di Polres gitu karena sampai dikeroyok sama warga sama mungkin keluarga daripada pihak perempuan," ujar Mistakim.

Dia menegaskan laporan MF yang menyatakan dirinya menjadi korban penculikan adalah palsu. Namun, polisi bakal mengusut tindakan pengeroyokan yang menimpa MF jika korban membuat laporan.

"Kalau dia lapor ke sana ya biar diusut terkait dengan penganiayaan dia yang babak belur dia di Kedung Waringin ataupun di Polres," tambahnya.

MF Buat Laporan Palsu

Pria di Bekasi, MF (28), membuat laporan palsu seolah-olah menjadi korban percobaan penculikan hingga mengalami penyiksaan. Polisi menyebut MF membuat laporan palsu itu lantaran hubungannya dengan kekasih tidak direstui oleh keluarga sang kekasih.

"Sebenarnya hubungan dirinya tidak direstui oleh keluarga kekasihnya, motif dirinya membuat laporan Kepolisian palsu dan memviralkan melalui medsos, yang merupakan berita hoax," kata Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim dalam keterangannya, Jumat (16/9).

Mustakim mengatakan polisi sempat mengecek setiap lokasi yang disebutkan MF sebagai tempat penculikan dan penganiayaan yang menimpanya. MF mengaku kepada polisi percobaan penculikan itu terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Lemah Abang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

"Terkait adanya masyarakat yang melaporkan dirinya telah diculik, disiksa, disekap, dan dibuang hingga Sukabumi, oleh personel yang dinas pada saat itu langsung dilayani dilakukan cek (TKP) tempat kejadian perkara, hingga dibuatkan laporannya," ujarnya.

MF minta maaf. Simak di halaman berikutnya:

Saksikan juga 'Pernyataan Keluarga Korban Pemukulan Oknum Polisi di Pekalongan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT