PBNU Desak Eko Kuntadhi Minta Maaf Usai Hina Ning Imaz!

ADVERTISEMENT

PBNU Desak Eko Kuntadhi Minta Maaf Usai Hina Ning Imaz!

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 14 Sep 2022 11:32 WIB
Ketua PBNU Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrur Rozi
Gus Fahrur (Muhammad Aminudin/detikcom)
Jakarta -

Penghinaan yang dilakukan Eko Kuntadhi terhadap Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo bikin heboh media sosial. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak Eko Kuntadhi meminta maaf.

"Seharusnya demikian (minta maaf), kita harus minta maaf jika memang salah, itu sikap kesatria dan sangat terpuji," ujar Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) ketika dihubungi, Rabu (14/9/2022).

Fahrur mengatakan, jika tidak mampu mendukung, sebaiknya Eko Kuntadhi diam. Eko diminta tidak mengumbar kebencian.

"Jika tidak membantu, minimal jangan mengganggu," lanjutnya.

Eko menyayangkan perkataan kasar Eko ke Ning Imaz. Fahrur meminta Eko menggunakan perkataan yang baik.

"Ya memang tidak selayaknya pegiat medsos mengumbar caci maki di ruang publik, jika memang dia mempunyai argumentasi berbeda silakan dibangun narasi yang baik, argumentasi ilmiah agar bisa saling melengkapi dan menghargai," ungkap Fahrur.

Menurutnya, perbedaan pendapat itu hal yang biasa. Sejak dulu, jelas Fahrur, perbedaan pendapat juga terjadi di kalangan ulama tapi tanpa kebencian.

"Saya mengapresiasi Ning Imaz yang rajin berdakwah di medsos, ini sangat positif dan jarang sekali ulama perempuan berbasis pesantren yang produktif di media," katanya.

Ning Imaz, lanjut Fahrur, mewakili generasi milenial pesantren yang berfikiran maju. "Tidak hanya mengajarkan ilmunya di pesantren secara tradisional namun sudah giat menulis dan berdakwah di medsos dan TV," ucapnya.

Diketahui, Eko Kuntadhi mencuit serta mengunggah video Ning Imaz yang bicara soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Dalam video yang diunggah Eko Kuntadhi dituliskan kalimat 'T*l*l tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan'. Cuitan Eko Kuntadhi itu sudah tak lagi terlihat. Cuitan terakhirnya per 12 September.

Simak juga 'Universitas Negeri Gorontalo Beri Sanksi Mahasiswanya yang Hina Presiden':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT