GP Ansor DKI Kecam Penghinaan ke Ning Imaz, Desak Eko Kuntadhi Minta Maaf

ADVERTISEMENT

GP Ansor DKI Kecam Penghinaan ke Ning Imaz, Desak Eko Kuntadhi Minta Maaf

Indra Komara - detikNews
Rabu, 14 Sep 2022 11:19 WIB
Cuitan Eko Kuntadhi yang sudah dihapus dari Twitter
Foto: Dok. Twitter
Jakarta -

Ketua pimpinan wilayah GP Ansor DKI Jakarta Muhammad Ainul Yakin alhafidz mengecam Eko Kuntadhi yang dinilai menghina ustadzah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz. Ainul Yakin mendesak Eko Kuntadhi minta maaf.

"Kami mengecam dan menuntut agar yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka kepada seluruh umat Islam khususnya warga Nahdlatul Ulama yang sangat tersinggung dengan ungkapan Eko Kuntadhi," kata Ainul Yakin, dalam keterangannya seperti dilihat, Rabu (14/9/2022).

Eko Kuntadhi mencuit serta mengunggah video Ning Imaz yang bicara soal tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Dalam video yang diunggah Eko Kuntadhi dituliskan kalimat 'Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan'. Cuitan Eko Kuntadhi itu sudah tak lagi terlihat. Cuitan terakhirnya per 12 September.

"Jadi bidadari itu bukan perempuan?" tulis Eko Kuntadhi.

Ainul Yakin mengingatkan ke seluruh pegiat medsos untuk berhati-hati berkomentar dan beraktivitas di media sosial. Ainul Yakin juga mengatakan saat ini tengah mengkaji ada tidaknya unsur hate speech dalam unggahan Eko Kuntadhi itu.

"Ada pepatah Arab yang menyampaikan selamatnya seseorang tergantung pada bagaimana seseorang menjaga lisannya, dalam konteks saat ini sejauh menjaga jarinya untuk tidak asal berkomentar terhadap apa yang mereka sebetulnya tidak paham, terlebih menyangkut keyakinan dan agama," ucapnya.

Simak juga 'Poin Gugatan Roy Suryo kepada Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT