KPK Akan Kirim Surat Panggilan Kedua Eks KSAU Terkait Kasus Heli AW-101

ADVERTISEMENT

KPK Akan Kirim Surat Panggilan Kedua Eks KSAU Terkait Kasus Heli AW-101

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 12 Sep 2022 16:06 WIB
KPK beserta POM TNI melakukan cek fisik helikopter Agusta Westland 101 (AW-101) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ini foto-fotonya.
Helikopter TNI AU AW-101 (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta -

KPK bakal melayangkan surat panggilan kedua kepada eks Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Agus Supriatna dalam pengusutan dugaan korupsi pengadaan helikopter AW-101. Sebelumnya, Agus Supriatna disebut tak memenuhi panggilan KPK.

"Kami berharap saksi koperatif hadir memenuhi panggilan KPK sebagai bentuk ketaatan pada hukum," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (12/9/2022).

"Kami segera kirimkan surat panggilan kedua untuk saksi dimaksud," lanjut Ali.

Ali menyebut Agus Supriatna nantinya dapat menjelaskan alasan dirinya tidak dapat diperiksa kepada tim penyidik KPK.

"Silakan nanti jelaskan di hadapan tim penyidik jika merasa tidak dapat diperiksa atau tidak sesuai ketentuan undang-undang," tutup Ali.

Eks KSAU Bantah Mangkir Panggilan

Diberitakan sebelumnya, Marsekal (Purn) Agus Supriatna menjelaskan perihal ketidakhadirannya sebagai saksi KPK di perkara korupsi helikopter AW-101. Dia membantah tidak kooperatif terkait panggilan itu.

Pahrozi selaku kuasa hukum Agus Supriatna menyebut surat panggilan KPK itu bertentangan dengan hukum. Jadi, dia menyebut Agus Supriatna tidak semestinya hadir dalam panggilan tersebut.

"Jawaban kami singkat saja. Tidak benar klien kami tidak koperatif. Yang benar surat panggilan KPK terhadap saksi dimaksud bertentangan dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga klien kami tidak dapat memenuhi panggilan tersebut," kata Pahrozi dalam keterangannya, hari ini.

Dia juga menjelaskan bahwa saat hari pemanggilan Agus Supriatna, yakni Kamis (8/9), pihaknya telah bersurat ke KPK. Bahkan, dia mengaku telah berkomunikasi dengan Kasatgas yang menangani perkara dugaan korupsi helikopter AW-101.

"Selanjutnya, Tidak koperatif itu tidak benar, karena pada hari pemanggilan kami sudah bersurat kepada KPK dan komunikasi dengan Kasatgas perkara ini," jelasnya.

Eks KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna memenuhi panggilan KPK, Rabu (6/6/2018)Eks KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna memenuhi panggilan KPK, Rabu (6/6/2018). (Nur Indah/detikcom)

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT