Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) agar tak berjualan di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, dan disediakan lokasi binaan (lokbin) Kota Intan. Namun masih ditemukan PKL berjualan di kawasan Kota Tua.
Sejumlah pedagang kaki lima ditemukan tampak masih berjualan di dekat Kota Tua, tepatnya di Jalan Kunir, Jumat (9/9/2022), sekitar pukul 21.03 WIB. Mereka berbaris di pinggir jalan di depan gedung Pos Indonesia.
Tidak banyak warga yang terlihat mampir untuk makan di lapak para PKL tersebut. Para pedagang tampak mendirikan tenda untuk memayungi gerobak dagangannya dari hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pintu masuk kawasan Kota Tua di dekat pos polisi depan barisan PKL itu tampak sudah ditutup. Petugas memasang water barrier dan memberi tahu pengunjung bahwa wisata Kota Tua sudah tutup.
"Mas, mau ke mana? Sudah tutup," kata salah satu petugas kepada pengunjung.
Lalu lintas di jalan kawasan Kota Tua di lokasi tersebut terpantau ramai lancar. Tidak tampak kemacetan maupun lalu lintas yang tersendat.
Sebelumnya, Kawasan Kota Tua steril pedagang kaki lima. Para PKL diimbau untuk pindah ke kawasan Kota Intan.
"Kita imbau secara humanis agar para PKL mau dipindahkan ke lokasi binaan (lokbin) Kota Intan," kata Kepala Satpol PP Jakarta Barat Agus Irwanto, dilansir dari Antara, Selasa (2/8).
Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.
Agus mengatakan sosialisasi dilakukan secara humanis. Dengan cara itu, terang Agus, pedagang dinilai tidak akan merasa terintimidasi.
Agus menambahkan Satpol PP sudah melakukan sosialisasi kawasan Kota Tua steril PKL sejak 6 bulan yang lalu. Terhitung mulai kemarin (1/8), kawasan Kota Tua sudah steril PKL.
"Semoga di tahapan ini kita bisa mendorong pedagang ke lokbin, mereka juga bisa mencari nafkah, kita harapkan tidak ada riak ataupun gejolak," kata dia.