Ditangkap Polisi, Kurir 209 Kg Ganja Dijanjikan Upah Rp 75 Juta

ADVERTISEMENT

Ditangkap Polisi, Kurir 209 Kg Ganja Dijanjikan Upah Rp 75 Juta

Adrial Akbar - detikNews
Jumat, 09 Sep 2022 14:28 WIB
Polres Jakbar gagalkan penyelundupan 209 Kg ganja dari Medan
Polisi menyita 209 kg ganja dari kurir narkoba. (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Barat menangkap kurir 209 kg ganja berinisial SO (45) di Serang, Banten. Tersangka mengaku dijanjikan upah Rp 75 juta untuk mengirimkan barang haram tersebut.

"Ganja ini diambil dan akan diserahkan ke SL, yang akan diserahkan di wilayah Banten, daerah Karang Tengah, dengan upah Rp 75 juta. Yang bersangkutan baru dapat DP Rp 20 juta. Sisanya setelah barang diserahkan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce dalam jumpa pers, Jumat (9/9/2022).

Polisi menyebut tersangka baru pertama kali melakukan pengiriman narkotika jenis ganja. Ia pun tergiur karena dijanjikan uang Rp 75 juta dalam sekali pengiriman.

"Berdasarkan pengakuan Tersangka SO, ia baru melakukan pengiriman satu kali dijanjikan upah Rp 75 juta," kata Pasma Royce.

Dikamuflase Limbah Meteran KWh

Tersangka disebut kala itu akan membawa limbah meteran KWh dan dihubungi oleh seseorang untuk mengirim narkotika jenis ganja. Ia pun menerima permintaan itu dan menyembunyikan ganja di dalam truk yang dibawanya.

"Iya, untuk truk ini adalah truk untuk jasa pengiriman barang memang untuk menggunakan barang sesuai pesanan. Pada kesempatan itu, yang bersangkutan akan mengangkat limbah meteran KWh. Namun karena dihubungi oleh seseorang, ditawari oleh seseorang untuk mengantar narkotika jenis ganja dari Sumatera menuju Banten, atas iming-iming itu pelaku mengiyakan," terang Pasma.

Polres Metro Jakarta Barat telah mengamankan enam karung berisi 200 paket ganja seberat 209 kilogram dalam kasus ini. Handphone dan truk yang dibawa pelaku juga dijadikan barang bukti.

"Barang bukti kali ini enam karung berisi 200 paket jenis ganja siap edar seberat 209 kilogram, satu unit HP warna hitam, dan satu unit truk Fuso warna oranye," ungkap Pasma.

Tersangka dikenai Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 UU RI 35 Tahun 2009. Tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda terbanyak Rp 10 miliar.

"Pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 UU RI 35 Tahun 2009. Ancaman paling lama 20 tahun, denda maksimal Rp 10 miliar," pungkasnya.

Lihat juga video 'Penjelasan Dokter soal Pengobatan Low Back Pain Pakai Ganja Medis':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT