2 Kurir Narkoba Ditangkap saat Antar 1.590 Butir Ekstasi ke Jakbar

ADVERTISEMENT

2 Kurir Narkoba Ditangkap saat Antar 1.590 Butir Ekstasi ke Jakbar

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 09 Sep 2022 13:36 WIB
Polres Jakpus tangkap 2 kurir ekstasi di Jakarta Barat.
Polres Jakpus tangkap 2 kurir ekstasi di Jakarta Barat. (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Satnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap peredaran kasus narkoba. Sebanyak 1.590 butir ekstasi dan dua tersangka DSW dan DR diamankan polisi.

"Pengungkapan tindak pidana narkotika yang telah kita ungkap dengan barang bukti sebanyak 1.590 butir ekstasi dengan dua tersangka," Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rango Siregar kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).

Penangkapan itu terjadi pada Kamis (1/9/2022). Rango mengatakan penangkapan berawal saat tim melaksanakan kegiatan penyelidikan terkait adanya peredaran ekstasi di Jakarta.

"Dua orang pelaku dengan barang bukti 990 butir ekstasi (diamankan), dan selanjutnya kami melakukan pengembangan kemudian berhasil mendapati lagi 600 butir ekstasi," katanya.

Rango mengatakan rencananya ekstasi tersebut akan diedarkan di wilayah Jakarta. Dia menyebut terdapat satu orang DPO dalam kasus tersebut.

"Jadi modus operandinya mereka dikendalikan oleh DPO kemudian bertugas sebagai kurir untuk mengantar ke mana lokasi yang telah ditentukan oleh si pengendali, jika pada saat akan melakukan pengantaran kami berhasil melakukan penangkapan di sekitar Jakarta Barat," kata Rango.

"Untuk honornya masih kita selidiki karena pengakuan dari para tersangka dijanjikan sejumlah uang apabila berhasil mengirimkan barang tersebut," lanjutnya.

Dari barang bukti tersebut senilai Rp 960 juta. Rango mengatakan sebanyak 3.200 orang berhasil diselamatkan.

"Total dari barang bukti tersebut senilai Rp 960 juta, dengan total korban yang dapat kami selamatkan dari peredaran narkotika tersebut sebanyak 3.200 orang," katanya.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 114 (2) subsider 112 (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukuman dari tindak pidana tersebut 20 tahun penjara hukuman, seumur hidup sampai dengan hukuman mati," tuturnya.

(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT