Gerindra Dukung Pemprov DKI Turunkan Target Rumah DP Rp 0: Rasional

ADVERTISEMENT

Gerindra Dukung Pemprov DKI Turunkan Target Rumah DP Rp 0: Rasional

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 09 Sep 2022 07:44 WIB
Sekretaris Komisi D DPRD DKI darri fraksi Gerindra Syarif
Foto: Dok. DPRD DKI
Jakarta -

Fraksi Gerindra DKI Jakarta mendukung Pemprov DKI Jakarta yang menurunkan target hunian DP 0 rupiah menjadi 10 ribu unit. Menurutnya, target itu rasional karena kondisi pandemi Corona yang tak diduga-duga.

"Tentu logis dan rasional. Kalau pandemi kan nggak bisa diduga," kata Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI, Syarif, kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Sekretaris Komisi D DPRD DKI itu mengatakan awalnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 dirumuskan saat kondisi ekonomi di Jakarta sedang baik-baik saja. Dia mengatakan saat itu ada optimisme dalam target pembangunan.

"RPJMD disusun ketika situasi ekonomi positif. Proyeksi positif maka dalam perencanaan ada optimisme. Lalu kemudian 2018 Perda (RPJMD) diketok," katanya.

Namun, katanya, pandemi Corona datang tiba-tiba dan membuat pendapatan masyarakat hingga Pemprov DKI berkurang. Selain itu, Pemprov DKI juga mengalihkan banyak anggaran untuk penanganan pandemi Corona.

"Masuk 2020 awal, ada pandemi. Banyak anggaran yang refocusing, pemasukan juga alami degradasi, kontraksi. Kebutuhan mendesak bukan pembangunan infrastruktur," katanya.

Syarif mengatakan target awal DP Rp 0 bukanlah 200 ribuan unit, tapi 18 ribu. Menurut Syarif, 200 ribu unit adalah target pembangunan hunian subsidi dan nonsubsidi.

"Semua rusunawa subsisi, tidak subsidi dan dari KLB (koefisien lantai bangunan) swasta," ucapnya.

"Target, kalau nggak salah awal 18 ribu untuk Dp Rp 0. Tapi kemudian direvisi setengah sekitar 8 ribu," katanya.

Revisi Target Hunian DP Rp 0

Sebelumnya, Pemprov DKI merevisi target pembangunan rumah DP 0 rupiah dari 232.214 unit menjadi 10 ribu unit dalam RPJMD DKI 2017-2022. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan usulan revisi target rumah DP 0 rupiah itu masih berproses.

"Ini kan masih dalam proses. Kita belum ada keputusan final terkait target RPJMD. Kita usulan di dalam RPJMD untuk penyediaan DP 0 rupiah kurang lebih 10 ribu sekian," kata Sarjoko saat ditemui di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9).

Sarjoko mengatakan pihaknya mempertimbangkan sejumlah faktor mengajukan revisi target pembangunan Rumah DP 0 rupiah dalam RPJMD. Salah satunya pandemi COVID-19 yang membuat realisasi pembangunan hunian itu terkendala.

"Teman-teman tahu sendiri kebetulan kita ada musibah COVID, semua ekonomi terpuruk, sektor properti jatuh. Tidak hanya hunian DP nol saja, semua properti kolaps," ujarnya.

Sarjoko menjamin pembangunan hunian rumah DP 0 rupiah terus bergulir. Saat ini, katanya, terdapat 2.322 unit hunian DP 0 rupiah yang telah terbangun.

Rinciannya ialah 780 unit di Menara Samawa Pondok Kelapa, 38 unit di Bandar Kemayoran dan 166 unit di Sentraland Cengkareng. Kemudian, 480 unit di Menara Nuansa Pondok Kelapa dan 868 unit di Menara Kanaya Nuansa Cilangkap. Dia berharap swasta dapat berperan ikut membangun rumah DP 0 rupiah.

Simak juga 'KPK Bicara soal Sediakan Mikrofon untuk Anies Usai Diperiksa':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT