Kisah Anies Bisa Tidur Enak gegara Ada 'Pengawal' Rumah DP 0 Rupiah

ADVERTISEMENT

Kisah Anies Bisa Tidur Enak gegara Ada 'Pengawal' Rumah DP 0 Rupiah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 08 Sep 2022 22:32 WIB
Pengunjung melihat salah satu unit rumah DP nol persen di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022). Pemerintah DKI Jakarta meresmikan Rumah DP Nol Persen tahap kedua yang sudah terbangun sebanyak 1.348 unit di Cilangkap, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Anies Baswedan (Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bisa tidur enak karena program rumah DP Rp 0 dikawal oleh kejaksaan. Anies berharap dirinya tak akan dipanggil oleh penegak hukum di kemudian hari karena pembangunan rumah itu telah didampingi Jaksa.

Hal itu disampaikan Anies dalam peresmian 1.348 unit hunian DP Rp 0 yang berlokasi di Nuansa Cilangkap dan Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022). Acara peresmian turut dihadiri oleh Kajati DKI Jakarta Reda Manthovani.

Awalnya, Anies menyampaikan terima kasih kepada kejaksaan yang selalu mendampingi jalannya program hunian DP Rp 0 selama lima tahun terakhir. Dia berharap proyek ini tak menimbulkan masalah di kemudian hari sehingga kejaksaan tak perlu dilakukan pemanggilan berbagai pihak terkait.

"Apresiasi kepada Kajati, terima kasih sudah mendampingi seluruh jajaran kejaksaan dalam seluruh proses ini, sehingga semua bisa bekerja dengan tenang, nyaman, jadi enggak perlu ada pemanggilan-pemanggilan di kemudian hari," kata Anies Baswedan.

Gelak tawa para tamu undangan pun merespons ucapan Anies itu. Anies kemudian melanjutkan ucapannya soal pemanggilan. Anies mengatakan adanya 'pengawalan' dari Jaksa itu pihaknya bisa tidur enak setelah merampungkan program rumah DP Rp 0.

"Kalau nggak nanti dipanggilnya lama Pak, ha-ha-ha... Jadi semua bisa tidur enak gitu kan. Kita berharap ini bisa bergerak lebih jauh, lebih luas jangkauannya," jelasnya

Eks Mendikbud RI itu juga memastikan setiap kebijakan terkait pembangunan DP Rp 0 telah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada kejaksaan selaku pengawas.

"Dengan cara begitu maka harapannya semua potensi yang perlu kebijakan dikonsultasikan kepada mereka yang bisa memberikan opini legal dengan benar sehingga dengan konsultasi itu maka menjadi yakin supaya tidak perlu diulang penjelasannya di kemudian hari, penjelasannya dikerjakan saya mengambil keputusannya, yang biasa terjadi sudah diambil keputusan dan di kemudian hari dijelaskan, sekarang prosesnya dilakukan bersama-sama," kata Anies Baswedan.

Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT