ADVERTISEMENT

Pesawat G-36 Bonanza yang Jatuh di Selat Madura Tak Punya Black Box

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 08 Sep 2022 16:26 WIB
KSAL Laksamana Yudo Margono Jumpa Pers soal Jatuhnya Jatuh Pesawat Bonanza
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana Yudo Margono. (Foto: dok detikcom/Farih)
Jakarta -

Pesawat G-36 Bonanza T-2503 milik TNI AL yang jatuh di Selat Madura telah ditemukan. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana Yudo Margono menerangkan pesawat latih ini tidak memiliki black box.

"Tidak ada, jadi pesawat tempur ini tidak ada black box-nya," kata Yudo, dalam jumpa pers, Kamis (8/9/2022).

Pilot pesawat G-36 Bonanza T-2503 diketahui bernama Lettu Lau (P) Judistira Eka Permady dan kopilot Letda Laut (P) Dendy Kresna Bakti Sabila. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"(Pilot dan kopilot) sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Kadispenal, Laksma Julius Widjojono, Kamis (8/9/2022).

Jenazah saat ini disemayamkan di Wisma Perwira Juanda dan akan dimakamkan besok di Taman Makam Bahagia TNI AL, Gisik Gebang, Gisik Cemandi, Sedati, Sidoarjo.

Spesifikasi Pesawat G-36 Bonanza

Dilansir dari laman situs resmi Beechcraft, G-36 Bonanza merupakan pesawat penerbangan umum Amerika Serikat yang diperkenalkan pada 1947 oleh Beech Aircraft Corporation of Wichita (Beechcraft), Kansas. Pesawat bermesin tunggal, enam tempat duduk ini masih diproduksi oleh Beechcraft dan telah diproduksi terus menerus lebih lama daripada pesawat lain produksi Beechcraft.

Pesawat Bonanza G36 ditenagai oleh teknologi terbaru dalam kokpit terintegrasi, avionik GARMIN G1000 NXi.

Pesawat ini memiliki panel kontrol autopilot GMC 707 yang baru. Elektronik Garmin GI 275 yang baru memungkinkan pilot mempertahankan tampilan klasik instrumen sembari memakai layar sentuh kaca yang modern dan ramping.

Lihat video 'TNI AL Grounded Pesawat Bonanza G-36 untuk Diinvestigasi':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT