Warteg 'Barokah' Terkini Usai Selamat dari si Jago Merah

ADVERTISEMENT

Warteg 'Barokah' Terkini Usai Selamat dari si Jago Merah

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Sep 2022 07:26 WIB
Warteg ‘barokah’ di Jalan Simprug Golf II, Jakarta Selatan.
Foto: Kondisi terkini warteg barokah (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Warteg 'barokah' di Jalan Simprug Golf II, Jakarta Selatan menjadi satu-satunya bangunan yang selamat dari kebakaran. Bangunan warteg itu utuh dan tidak ada yang terbakar.

Usai peristiwa kebakaran, bangunan warteg 'barokah' menjadi sasaran warga untuk melampiaskan kekesalan. Bangunan warteg tersebut dicorat coret dengan tulisan-tulisan protes. Warteg tersebut kini masih sepi karena ditinggal penghuninya pulang kampung.

Kondisi Terkini Warteg Barokah

Pantauan di lokasi, Minggu (4/9/2022), warteg 'barokah' terlihat tertutup rapat. Gorden penutup jendela kaca juga masih terpasang menutupi bagian dalam warteg itu.

Sementara, di bagian dinding depan masih terdapat sejumlah coretan protes. Diduga coretan itu merupakan bentuk kekesalan warga terhadap pengelola warteg.

Warga Ungkap Alasan Coret Bangunan Warteg

Warteg 'Barokah' yang selamat dari kebakaran permukiman padat di Simprug jadi pelampiasan kekesalan warga sekitar. Diketahui, warga kesal usai viral konten yang menyebut pemilik sering bersedekah.

"Ya karena kesal gitu, namanya melampiaskan kekesalannya gitu, daripada dipendam," ungkap Ketua RW 08 Bambang di Jl Simprug Golf II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, kepada wartawan, Sabtu (27/8).

Sementara itu, salah satu warga, Endang, juga menyebut warga sekitar melarang pembuatan konten warteg tersebut karena mereka merasa apa yang diberitakan soal warteg itu tidak sesuai dengan kenyataan.

"Kemarin ada artis katanya datang mau bikin konten, dimarahin kakak saya, orang enggak (sedekah) kenyataannya, ngapain bikin konten, itu yang kita iniin (marah)," kata Endang.

Tukiyem, seorang warga yang merupakan tetangga, sekaligus korban dari kebakaran pada Minggu (21/8) lalu, menjelaskan pengelola warteg merupakan penyewa bangunan. Menurutnya, pemilik bangunan tidak pernah datang usai kebakaran.

"Nggak pernah buka lagi. Karena pemiliknya sudah pergi. Sudah pulang kampung," ujar Tukiyem.

Dia menyebut pengelola warteg pulang kampung kurang lebih tiga hari usai terjadi kebakaran. Sejak saat itu warteg 'barokah' tak pernah beroperasi lagi.

"(Pengelola warteg ngontrak) dari sebelum bulan puasa. Ya, kira-kira sesudah itu kebakaran tiga hari. Iya (tutup sampai sekarang), belum nengokin ke sini. Belom apa-apa," tuturnya.

"Saya kurang tahu masih ngontrak, mau nerusin lagi. Nggak tahulah. Soalnya kan saya cuma ketemu di sini. Saya nggak tahu," sambung Tukiyem.

Simak video 'Kala Si Jago Merah Tak 'Sentuh' Warteg 'Barokah':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT