Polres Jaksel Tangkap 16 Tersangka Selama 3 Bulan, Terbanyak Pelaku Judi

ADVERTISEMENT

Polres Jaksel Tangkap 16 Tersangka Selama 3 Bulan, Terbanyak Pelaku Judi

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 02 Sep 2022 14:14 WIB
Polres Jaksel rilis pengungkapan kasus 3 bulan terakhir
Polres Jaksel rilis pengungkapan kasus 3 bulan terakhir (Mulia/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap kasus judi online, narkoba, dan izin usaha miras ilegal sepanjang tiga bulan terakhir. Polisi menyebut kasus terbanyak merupakan penyalahgunaan narkoba.

"(Pengungkapan kasus) judi online, kemudian judi konvensional. Jadi mereka dari berbagai kalangan. Sebagian besar narkoba, kemudian judi online dan konvensional," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022).

Polisi hanya menampilkan 9 tersangka judi online, 2 tersangka judi konvensional, dan 5 tersangka narkoba dalam konferensi pers tersebut. Dia mengatakan pelaku judi online melakukan aksinya secara perorangan.

"Jadi kalau judi online itu mereka perorangan, kemudian kalau konvensional mereka berkelompok," ujarnya.

Nurma mengatakan polisi telah mengamankan 1.981 gram sabu, 22.744,52 gram ganja, hingga memusnahkan 296 pohon ganja. Dia menyebut pihaknya juga telah memusnahkan 2.032 botol miras dan menyita 408 botol miras berbagai merek dalam pekan ini.

"Kemudian adapun barang bukti selama kita melaksanakan tugas yaitu dari sabu-sabu jumlah sabu-sabu yang kita sita 1.981 gram, kemudian ganja 22.744,52 gram, kemudian tembakau sintetis 873,6 gram, heroin 4,12 gram kemudian kokain 0,5 gram, pohon ganja 296 pohon lanjut untuk Golongan IV 1.282 butir," ujar Nurma.

"Kemudian Minggu ini kita sudah menyita untuk narkoba yaitu 155,2 gram untuk sabu-sabu. Kemudian untuk ganja 5.263,77 gram. Kemudian untuk tembakau sintetis yaitu 125,99 gram. Itu narkoba. Kemudian dari miras kita sudah memusnahkan kemarin di Polda Metro sebanyak 2.032 botol. Lanjut untuk Minggu ini kita sudah menyita miras berbagai merek itu jumlahnya 408 botol," tuturnya.

Selain itu, dia mengatakan keuntungan yang diperoleh para tersangka pun beragam. Dia mengatakan untuk judi online, para pelaku mampu meraup keuntungan sebesar Rp 5 juta.

"Kalau untuk judi online itu mereka rata-rata di atas Rp 5 juta (keuntunganya). Kalau untuk konvensional biasanya mereka tidak banyak, rata-rata mulai Rp 1 juta sampai ke Rp 3-4 juta," ujarnya.

Dia mengatakan penangkapan itu berasal dari berbagai Polsek yang ada di wilayah Jakarta Selatan. Pengungkapan kasus miras, narkoba dan judi online itu dilakukan sejak Juni-Agustus.

"Antara lain yaitu dari Polsek Pasar Minggu itu selain narkoba miras juga judi online. Dari Polsek Pasar Minggu ya. Pasar Minggu itu selain juga narkoba, miras, kemudian judi online dan konvensional. Kemudian dari Mampang, Kebayoran Baru, kemudian Jagakarsa dan dari wilayah-wilayah yang ada di Polsek Jakarta Selatan," ucapnya.

Simak video 'Kanit Reskrim Penjaringan Kena Patsus 30 Hari Terkait Judi Online':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT