Vonis 'Menginap' 8 Bulan di Hotel Prodeo Bagi 6 Pengeroyok Ade Armando

ADVERTISEMENT

Vonis 'Menginap' 8 Bulan di Hotel Prodeo Bagi 6 Pengeroyok Ade Armando

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 01 Sep 2022 20:07 WIB
Ade Armando dihadirkan jaksa sebagai saksi sidang kasus pengeroyokan kepada dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Ade Armando buka suara momen kejadian tersebut.
Terdakwa pengeroyok Ade Armando. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Enam terdakwa pengeroyok Ade Armando divonis 8 bulan penjara. Keenam terdakwa pengeroyok Ade Armando itu kini harus 'menginap' selama 8 bulan di hotel prodeo karena dinilai bersalah melakukan pengeroyokan menyebabkan Ade Armando luka-luka.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Marcos Iswan, Komar, Abdul Latif, Al Fikri Hidayatullah, Dhia Ul Haq, dan Muhammad Bagja, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang menyebabkan orang luka pada tubuhnya," kata hakim ketua Dewa Ketut Kartana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Jakpus, Kamis (1/9/2022).

"Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa 1-6 tersebut masing-masing selama 8 bulan penjara" imbuhnya.

Para terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP. Hal yang memberatkan vonis yakni para terdakwa menimbulkan perasaan tidak nyaman dan mengganggu ketertiban umum.

"Hal memberatkan, perbuatan para terdakwa menimbulkan perasaan tidak aman, nyaman dan mengganggu ketertiban umum," kata hakim.

Hakim juga membacakan hal-hal yang meringankan terhadap para terdakwa yakni para terdakwa mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Tak hanya itu, kata hakim, Terdakwa I, II, III mempunyai tanggungan keluarga dan Terdakwa IV sudah meminta maaf.

"Hal meringankan, para terdakwa mengakui kesalahan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, Terdakwa I, II, III mempunyai tanggungan keluarga, Terdakwa IV sudah meminta maaf," kata hakim.


Tangis Terdakwa 6 Pengeroyok Ade Armando Pecah

Awalnya para terdakwa tampak duduk di kursi pesakitan dan mendengarkan amar putusan dari ketua majelis hakim Dewa Ketut Kartana.

Tibalah, hakim Ketua Dewa membacakan amar dan memutus para terdakwa bersalah melakukan kekerasan dengan tenaga yang menyebabkan Ade Armando luka-luka. Para terdakwa yang mendengar itu langsung menangis.

Teriakan dari massa sidang yang hadir juga terdengar. Massa tampak meneriakkan takbir 'Allahuakbar'.

"Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa 1-6 tersebut masing-masing selama 8 bulan penjara," kata hakim Ketua Dewa Ketut Kartana.

Hakim lalu bertanya apakah para terdakwa menerima putusan. Lalu para terdakwa menjawab dengan anggukan.

"Apakah terdakwa menerima putusan?" kata hakim yang kemudian dijawab anggukan para terdakwa.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya yang menuntut para terdakwa dengan hukuman 2 tahun penjara.

Simak Video: Ini Hal Meringankan dan Memperberat Vonis 6 Pengeroyok Ade Armando

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT