Jejak 6 Pengeroyok Ade Armando Berujung Vonis 8 Bulan Penjara

ADVERTISEMENT

Jejak 6 Pengeroyok Ade Armando Berujung Vonis 8 Bulan Penjara

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 01 Sep 2022 16:14 WIB
Sidang Pleidoi Terdakwa Kasus Pengeroyokan Ade Armando
Sidang pengeroyokan Ade Armando (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Enam terdakwa pengeroyok Ade Armando divonis 8 bulan penjara. Begini perjalanan kasus pengeroyokan Ade Armando hingga enam terdakwa divonis 8 bulan penjara.

Dirangkum detikcom, Kamis (1/9/2022), Ade Armando dikeroyok massa di depan gedung DPR pada 11 April. Pengeroyokan itu terjadi saat ada demonstrasi di depan gedung DPR.

Ade Armando dipukul, ditendang, dan celananya dilucuti di jalanan. Detik-detik pengeroyokan Ade Armando itu pun diceritakan sahabat Ade Armando, Nong Darol Mahmada, selaku Sekjen Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS). Dia mengatakan Ade Armando datang ke lokasi demo didampingi kamerawan (Indra Jaya dan Bambang) serta dua penulis (Belmondo Scorpio dan Rama).

"Ade Armando dan tim datang melakukan peliputan atas nama Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS). Tujuannya untuk membuat konten YouTube dan media sosial Gerakan PIS," jelas Nong dalam keterangannya, Senin (11/4).

Foto-foto Ade Armando Usai Dipukuli Massa Demo DPRFoto-foto Ade Armando Usai Dipukuli Massa Demo DPR (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Dia mengatakan pembuatan konten Ade Armando berjalan lancar. Pukul 15.35 WIB, tim Ade Armando mengakhiri pembuatan konten lalu menjauh dari massa pada pukul 15.38 WIB. Nong mengatakan tiba-tiba ada ibu-ibu yang datang dan memaki Ade Armando.

Dia mengatakan peristiwa itu kemudian membuat massa mengepung Ade Armando. Pengeroyokan kemudian terjadi.

"Beberapa saat kemudian dihampiri beberapa orang tidak dikenal, mereka tiba-tiba langsung menyerang. Sebelumnya mereka mengepung Ade dan tim. Sepertinya pengepungan dilakukan untuk menutup penyerangan dari pantauan petugas," ujar Nong.

Polisi kemudian datang dan memberikan pertolongan. Ade Armando kemudian dibawa ke dalam gedung DPR.

Para Tersangka Ditangkap

Kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando itu kemudian diusut polisi. Total, ada tujuh terduga pelaku pengeroyokan yang ditangkap saat itu.

"Totalnya ya, jadi total sudah ada tujuh ya (pelaku ditangkap)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/4).

Mereka adalah Dhia Ul Haq, Komarudin, Muhammad Bagja, Abdul Latip, Ade Permana, dan Abdul Manaf. Belakangan, Abdul Manaf dinyatakan tidak terlibat dalam pengeroyokan Ade Armando.

"Dalam perkembangan penanganannya, ada orang-orang lain yang diduga ikut terlibat dalam melakukan kekerasan, di mana ada dua orang yang kita sudah berhasil melakukan penangkapan, di antaranya atas nama Markos Iswan. Dia berperan dalam melakukan pemukulan kepada korban," jelas Zulpan.

Terduga pelaku berikutnya yang ditangkap oleh polisi ialah Al Fikri Hidayatullah. Fikri diduga berperan memukul Ade Armando.

Simak video 'Ini Hal Meringankan dan Memperberat Vonis 6 Pengeroyok Ade Armando':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT