Satgas: Laju Suntikan Vaksin COVID Turun Sejak Mei, Dosis 3 Baru 25%

ADVERTISEMENT

Satgas: Laju Suntikan Vaksin COVID Turun Sejak Mei, Dosis 3 Baru 25%

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 26 Agu 2022 21:00 WIB
Para pekerja dan warga mengantre vaksin Covid-19 di One Bell Park Mall, Jakarta, Sabtu (4/9/2021). Vaksinasi yang terus dilakukan pemerintah untuk mempercepat pembentukan herd immunity di Indonesia.
Ilustrasi Vaksin COVID-19 (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Satgas COVID-19 menyoroti soal laju suntikan vaksin COVID-19. Satgas mengungkapkan laju penyuntikan vaksin COVID-19 sudah menurun sejak hampir 3 bulan lalu.

"Laju suntikan atau jumlah suntikan yang dilakukan setiap bulannya terus mengalami penurunan sejak bulan Mei," kata juru bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, Jumat (26/8/2022).

Satgas mengingatkan, vaksinasi merupakan salah satu modal untuk hidup berdampingan dengan ancaman penularan virus Corona selama pandemi. Maka, lanjutnya, cakupan vaksinasi harus terus ditingkatkan.

Dia mengungkapkan, laju suntikan vaksinasi COVID-19 cukup signifikan. Jumlah suntikan pada bulan ini hanya separuh suntikan pada Mei lalu.

"Jika dibandingkan pada Mei lalu, jumlah suntikan dalam 1 bulan mulai dosis 1, 2, dan 3 sempat mencapai lebih 7 juta suntikan. Sementara di Agustus ini hanya sebesar 3,8 juta suntikan atau berkurang hampir 50%," urainya.

Wiku juga mengatakan capaian vaksinasi COVID-19 dosis kedua di Indonesia belum komplet. Sementara suntikan vaksin dosis ketiga atau penguat (booster) baru mencapai seperempat target penerima vaksin.

"Padahal capaian RI untuk vaksin dosis kedua dan ketiga di tingkat nasional masih dapat dikejar untuk terus ditingkatkan karena cakupan dosis kedua masih di bawah 80% dan bahkan untuk dosis 3 masih hanya sebesar 25% saja," bebernya.

Satgas meminta pemerintah daerah (pemda) menganalisis penyebab menurunnya laju suntikan vaksinasi. Satgas juga meminta pemda berkoordinasi dan melaporkan ke pemerintah pusat terkait cakupan vaksinasi dosis 2 dan 3.

"Dimohon juga meningkatkan komunikasi, edukasi, dan informasi terkait pentingnya vaksinasi bagi masyarakat agar cakupan dosis 2 dan 3 kembali meningkat. Penting juga deteksi kasus COVID sedini mungkin agar dapat segera ditangani baik sehingga tidak meluas penyebarannya dan dapat dikendalikan tingkat gejalanya," katanya.

Berdasarkan data Satgas, target sasaran vaksin COVID-19 di Indonesia ada sebanyak 234.666.020. Berikut ini capaiannya per Jumat (26/8) hari ini:
- vaksinasi ke-1: 203.232.296
- vaksinasi ke-2: 170.832.581
- vaksinasi ke-3: 60.081.964
- vaksinasi ke-4: 282.653

(jbr/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT