Kereta Dilempar Batu di Jaktim: Lokasi dan Kronologi Kejadian

ADVERTISEMENT

Kereta Dilempar Batu di Jaktim: Lokasi dan Kronologi Kejadian

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2022 15:03 WIB
Peristiwa kereta dilempar batu kembali terjadi di perlintasan KRL. Sebuah video menunjukkan kereta api yang tengah melintas, tiba-tiba saja dilempari batu.
Kereta Dilempar Batu di Jaktim: Lokasi dan Kronologi Kejadian (Foto: kai.id)
Jakarta -

Peristiwa kereta dilempar batu kembali terjadi di perlintasan kereta api Commuter Line (KRL). Hal tersebut terlihat dalam sebuah video di mana kereta api yang tengah melintas, tiba-tiba saja dilempari batu.

Polisi masih menelusuri identitas pelaku yang melempar batu ke kereta api. Berikut informasi selengkapnya.

Kronologi Kereta Dilempar Batu di Jaktim

Peristiwa kereta dilempar batu terjadi di Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (17/8/2022). Lewat rekaman sebuah video, seorang pemuda terlihat melakukan pelemparan batu ke kereta yang sedang melintas.

Dalam video itu, pelaku melemparkan benda ke kereta sebanyak tiga kali. Dua rekannya yang berada di lokasi tampak santai melihat aksi pelaku.

Peristiwa kereta dilempar batu kembali terjadi di perlintasan KRL. Sebuah video menunjukkan kereta api yang tengah melintas, tiba-tiba saja dilempari batu.Kereta dilempar batu kembali terjadi di perlintasan KRL. Sebuah video menunjukkan kereta api yang tengah melintas, tiba-tiba saja dilempari batu. (Foto: Agung Pambudhy)

Identitas Pelaku Belum Diketahui

Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi. Dari penelusuran tersebut, pihaknya belum mengetahui keberadaan dan identitas para pelaku.

"Dicek di sekitar lokasi nggak ada info. Bisa juga dari seberang Jatinegara," kata Tedjo, dikutip detikcom, Sabtu (20/8/2022).

Selain itu, Tedjo memastikan akan menindak warga yang terbukti melakukan aksi berbahaya seperti pelemparan batu ke kereta api yang tengah melintas.

"Tetap patroli, kita imbau warga. Kalau jelas melakukan bahaya, ya kita tindak," jelas Tedjo.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT