ADVERTISEMENT

Ramai Faradj Martak, Ini Dokumentasi Rumah Proklamasi Dibeli Pemerintah RI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 12:03 WIB
Koran Sin Po soal riwayat pembelian rumah Pegangsaan 56 (Dok. Koleksi kliping oleh Ravando Lie)
Koran Sin Po soal riwayat pembelian rumah Pegangsaan 56 (Dok. Koleksi kliping oleh Ravando Lie)
Jakarta -

Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengklaim rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 yang menjadi lokasi pembacaan proklamasi 17 Agustus 1945 merupakan hibah dari Faradj Martak. Padahal rumah tersebut dibeli oleh pemerintah Indonesia dari pemilik orang Belanda.

Sebagaimana diketahui, narasi berbeda dari sejarah nasional pada umumnya ini dibagikan oleh akun @ly***. Akun tersebut mengunggah video Ustaz Adi Hidayat (UAH) yang berbicara tentang andil pengusaha keturunan Yaman bernama Syekh Faradj Martak dalam detik-detik proklamasi.

Faradj Martak diklaim sebagai pemilik rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 itu.

UAH mengklaim Faradj Martak menghibahkan rumah tersebut demi kepentingan kemerdekaan Indonesia.

Namun klaim ini terbantahkan oleh pemberitaan pada tahun-tahun itu. Sejarawan Ravando Lie memiliki koleksi potongan berita koran Sin Po yang mendokumentasikan riwayat kepemilikan rumah ini. Koran tersebut bertitimangsa 5 Juli 1948.

"Itu Sin Po 5 Juli 1948 untuk tanggal pastinya," ujar Ravando kepada detikcom, Kamis (18/8/2022).

Dalam berita koran tersebut diberitakan bahwa rumah tersebut merupakan rumah bersejarah bagi bangsa Indonesia karena menjadi tempat diproklamasikannya kemerdekaan. Rumah tersebut juga pernah dipakai sebagai rumah pertemuan. Belanda juga pernah memfungsikan rumah tersebut sebagai rumah tawanan juga.

Rumah itu pun berubah lagi menjadi Gedung Republik. Hingga akhirnya pemiliknya yang orang Belanda menjualnya seharga 250 ribu gulden (ƒ). Rumah ini akhirnya dibeli oleh pemerintah Indonesia. Begini bunyi pemberitaan tersebut:

"Eigenaar (pemilik rumah) itoe roemah jang baroe sadja kombali dari Nederland telah menetapken mendjoel miliknja dengen harga ƒ 250.000,- pada pemerentah repoeblik."

Koran Sin Po soal riwayat pembelian rumah Pegangsaan 56 (Dok. Koleksi kliping oleh Ravando Lie)Koran Sin Po soal riwayat pembelian rumah Pegangsaan 56 (Dok. Koleksi kliping oleh Ravando Lie)

Lihat juga video 'Mapping Proklamasi di Pepohonan Kebun Raya Bogor':

[Gambas:Video 20detik]



Silakan baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT