ADVERTISEMENT

Surya Darmadi Bakal Kembali Diperiksa Penyidik Kejagung Hari Ini

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 08:52 WIB
Tersangka kasus dugaan korupsi PT Duta Palma, Surya Darmadi, telah tiba di gedung Kejagung (dok Istimewa)
Surya Darmadi (berompi pink) (Foto: dok. Kejagung)
Jakarta -

Surya Darmadi bakal diperiksa kembali oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini. Tersangka korupsi kasus lahan sawit PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu akan menjalani pemeriksaan keduanya hari ini.

"Jam 10.00 WIB," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana saat dimintai konfirmasi, Kamis (18/8/2022).

Pemeriksaan akan dilakukan di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Surya Darmadi tiba di Tanah Air pada Senin (15/8). Surya Darmadi dijemput penyidik Kejagung di Bandara Soekarno-Hatta dan dibawa ke kantor Kejaksaan Agung. Surya Darmadi langsung ditahan setelah diperiksa.

"Hari ini kita sedang melakukan pemeriksaan atas Tersangka SD dan kami akan melakukan penahanan untuk 20 hari," kata Jaksa Agung St Burhanuddin saat jumpa pers di kantornya, Senin (15/8).


Surya Darmadi Jadi Tersangka

Kasus ini menjerat mantan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) R Thamsir Rachman dan pemilik PT Duta Palma, Surya Darmadi, sebagai tersangka.

"Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus telah menetapkan dua orang tersangka terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu. Dalam tindak pidana korupsi, ditetapkan dua orang tersangka, yaitu RTR selaku Bupati Kabupaten Indragiri Hulu periode 1999-2008, dalam tindak pidana pencucian uang, ditetapkan satu orang tersangka, yaitu SD selaku pemilik PT Duta Palma Group," kata Kapuspen Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan pers tertulis, Senin (1/8).

Jaksa Agung St Burhanuddin kemudian menjelaskan soal dugaan kerugian negara dalam kasus ini. Dia menyebut dugaan korupsi ini merugikan negara Rp 78 triliun. Kasus ini pun menjadi kasus dugaan korupsi dengan kerugian negara tertinggi.

"Menimbulkan kerugian keuangan negara dan perekonomian negara berdasarkan hasil perhitungan ahli dengan estimasi kerugian sebesar Rp 78 triliun," kata Jaksa Agung Burhanuddin dalam keterangannya melalui video yang diterima detikcom.

Simak video 'Fakta-fakta Kasus Korupsi Surya Darmadi':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT