ADVERTISEMENT

Menteri LHK Puji Aksi Munarsyah Touring 'Razia' Sampah Jakarta-Bali

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 12:04 WIB
Menteri LHK Apresiasi Aksi Muryansyah
Foto: KLHK
Jakarta -

Menteri LHK Siti Nurbaya mengapresiasiMuryansyah, pelaku Solo Triathlon yang telah menempuh Bali-Jakarta sejauh 1.293 kilometer. Muryansyah melakukan aksi tersebut guna mengkampanyekan pengelolaan sampah berkelanjutan kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur yang dilewati.

Munarsyah bertemu dengan Menteri LHK di Jakarta, Selasa (17/8/2022). Lewat aksinya tersebut, Muryansyah dapat mengumpulkan 68 ribu kilogram sampah dari sepanjang rute Bali, pantai utara Pulau Jawa hingga Jakarta. Kegiatan yang dibungkus dengan tajuk 'The Rising Tide, A Grassroot Movement For Sustainability' diharapkan dapat memberikan influence dan resonansi yang besar terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

"Kita sangat bersyukur menerima pahlawan lingkungan Bung Muryansyah," cetus Siti Nurbaya dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (17/8/2022).

Siti mengungkapkan pemerintah berterima kasih atas dukungan dari para pihak terutama para aktivis lingkungan, pemuka agama di Bali khususnya, untuk mengurangi sampah.

"Buat KLHK kegiatan ini menjadi energi baru, terutama terkait teknik-teknik, cara cara kampanye untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap penyelesaian persoalan sampah kita," tutur Siti Nurbaya.

Ia menyebut apa yang dilakukan Muryansyah merupakan sebuah langkah kreatif yang memberikan inspirasi bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan ini mendapatkan hasil yang maksimal dengan menumbuhkan inisiatif baru di masyarakat untuk bekerja bersama mengurangi dan menangani sampah secara lebih baik.

"Yang juga penting ini tidak berhenti sampai disini, seperti tadi yang diharapkan oleh Mas Muryansyah," ungkap Siti Nurbaya.

Aksi solo Triathlon Muryansyah didukung oleh jajaran Angkatan Laut Republik Indonesia di bawah komando KSAL Yudo Margono, juga dari Penglingsir Puri Blahbatuh, Mayora Grup, Harmoni Indonesia, Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Gatra Media Group, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, serta Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto.

Kepala Staf Angkatan Laut Yudo Margono mengungkapkan yang dilakukan Muryansyah merupakan suatu prestasi yang membanggakan. Ia menyatakan kegiatan ini sangat bagus dan selaras dengan program wilayah pertahanan AL.

"Mari kita satukan tekad bersama membersihkan sampah. Kita buktikan kita mampu," seru KSAL Yudo Margono.

Siti Nurbaya mengulas sampah menjadi salah satu sumber yang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, bukan hanya secara estetis, tetapi lebih buruknya, sampah juga merupakan salah satu sumber emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang memicu perubahan iklim.

Pendekatan ekonomi linier dalam pengelolaan sampah dengan ciri khas make, consume, dan dispose, kata Siti Nurbaya, harus digantikan dengan ekonomi sirkular dengan memegang prinsip regenerate natural system, design out of waste, dan keep product and material in use melalui strategi elimination, reuse, dan material circulation.

Kebijakan pengelolaan sampah kota telah didasari Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dengan program dan target pengurangan sampah pada tahun 2025.

Dikatakan Siti Nurbaya hampir 50% jumlah timbunan sampah berasal dari rumah tangga yang sangat erat kaitannya dengan gaya hidup dan perilaku konsumsi kita sehari-hari. Oleh sebab itu, tegasnya, perlu dibangun literasi baru dalam pengelolaan sampah yakni sampah tanggung jawab setiap orang.

Ia menggarisbawahi persoalan persampahan dapat diselesaikan di level rumah tangga melalui perubahan perilaku, yaitu dengan membangun budaya hidup minim sampah yang dimulai dari diri sendiri, dari rumah sendiri.

Penanganan sampah oleh rumah tangga, kelompok masyarakat kecil mulai dari tingkat RT, RW, Lingkungan Pedukuhan, hingga Kelurahan dan yang lebih luas lagi, dalam satu entitas pemukiman, menurut Siti Nurbaya akan sangat baik dengan konsolidasi. Semua pihak mengambil peran aktif dalam langkah strategis untuk membangun kolaborasi multi pihak dalam upaya pengelolaan sampah dan pengendalian perubahan iklim berbasis masyarakat.

Ia menambahkan The Rising Tide sesuai semangatnya diharapkan dapat memberikan arah pemikiran baru di masyarakat untuk mempunyai gaya hidup yang minim sampah yang dapat dilakukan dengan mengajak untuk melakukan hal-hal praktis dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menguatkan kerja sama para pihak dari level tapak hingga ke pemerintah pusat, pada kesempatan tersebut ditandatangani komitmen bersama antara pemerintah, lrodusen, industri daur ulang, dan Komunitas Penggerak Lingkungan untuk membentuk ekosistem pengelolaan sampah berkelanjutan dimulai dari sumbernya (rumah tangga) yang ditandatangani oleh Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 KLHK, dengan Director of Sustainability Mayora Group. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri LHK Siti Nurbaya, Wantimpres Sidarto Danusubroto, KSAL RI Laksamana TNI Yudo Margono, dan Muryansyah.

Lihat juga video 'Warga Parepare Ubah Sampah di Pantai Jadi Seni Ekobrik':

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT