ADVERTISEMENT

Polresta Tangerang Musnahkan Barang Bukti Narkoba 43 Kg di HUT Ke-77 RI

Khairul Ma'arif - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 11:04 WIB
Polresta Tangerang memusnahkan barang bukti narkoba 43 kg.
Polresta Tangerang memusnahkan barang bukti narkoba 43 kg. (Khairul/detikcom)
Tangerang -

Polresta Tangerang memusnahkan barang bukti narkotika seberat 43 kilogram tepat pada Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77. Narkotika 43 kilogram dari berbagai jenis ini dimusnahkan menggunakan insinerator.

Pemusnahan ini secara simbolis juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Turut hadir juga Forkopimda Pemkab Tangerang yang secara simbolis menaruh barang bukti ke insinerator.

Kapolresta Tangerang Kombes Raden Romdhon Natakusumah mengatakan 43 kilogram ini merupakan hasil ungkap kasus jaringan internasional. Menurutnya, pemusnahan ini merupakan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Tangerang.

"Jadi, sesuai dengan tema pemusnahan 'Kabupaten Tangerang Lebih Kuat dan Merdeka Tanpa Narkoba', makanya hari ini kita kegiatan pemusnahan narkoba jenis sabu dan jenis lainnya seberat 43 kilogram. Supaya masyarakat tahu bahwa bahayanya narkotika dan sanksi hukum yang dijeratnya cukup berat," katanya kepada wartawan di kantor Pemkab Tangerang, Rabu (17/8/2022).

Ia berharap semua pihak bersatu memberantas narkoba, dimulai dari peran orang tua yang ada di rumah.

"Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi dan melindungi anak dari bahaya narkoba," tambahnya.

Romdhon mengaku memang ada peningkatan jumlah kasus narkoba di wilayahnya jika dilihat dari jumlah yang dimusnahkan ini. Tapi ini komitmennya untuk memberantas narkoba dari kampung.

"Kita berantas karena sudah masuk semua masyarakat di desa/kelurahan dan kita juga sekali lagi komitmen untuk terus memberantas narkoba untuk berperan aktif bersama untuk mencegah dan memberantas narkoba," tuturnya.

Ia mengungkapkan barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil pengungkapan terhadap pelaku jaringan internasional. Menurutnya, narkotika seberat 43 kilogram ini berasal dari Malaysia.

"Kita ungkap jaringan internasional karena sabu-sabu yang jumlahnya sangat besar ini berangkat dari Malaysia kemudian masuk ke Kalbar kemudian ke Kalteng menuju jalur laut ke Tanjung Mas, Semarang. Dari Semarang ke Bekasi lewat darat dan di sana kita tangkap," ungkapnya.

Selain sabu, narkotika yang dimusnahkan dari jenis ganja dan obat-obatan terlarang. Saat ini dari pelaku yang ditangkap tidak ada satu pun WNA.

Sebelumnya, tujuh tersangka ditangkap Ditnarkoba Polda Banten pada Jumat (1/7/2022) di tempat yang berbeda-beda terkait peredaran narkoba. Dari tujuh tersangka ini diamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 43 kg dan pil ekstasi sebanyak 494 butir.

"Satresnarkoba Polresta Tangerang mengamankan tujuh tersangka, yakni ASY alias Sidik (28), DS alias Deri (27) dan DM alias Martin (23) sebagai pengecer kelas kecil, MI alias Kacol (25) sebagai pengedar klasifikasi sedang, BY alias Kakek (54) sebagai bandar besar yang menyuplai lintas provinsi lintas negara, serta RBS alias Bonar (26) dan ADS alias Cina (28) berperan membantu menyimpan barang," kata Kombes Shinto Silitonga dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).

Lihat juga video '168 Ribu Narapidana Peroleh Remisi di Hari Kemerdekaan':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT