ADVERTISEMENT

Pakai Seragam Korpri, Pegawai KPK Ikuti Upacara HUT Ke-77 RI

M Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 17 Agu 2022 10:55 WIB
Upacara HUT RI ke-77 di KPK
Upacara HUT RI ke-77 di KPK (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

KPK menggelar upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia pagi ini. Namun ada pemandangan unik dalam peringatan upacara tersebut, yakni para pegawai KPK mengenakan baju Korpri saat upacara.

Berdasarkan keterangan pers KPK, upacara digelar di depan gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dalam upacara tersebut, para pegawai KPK tampak mengenakan seragam batik biru dengan motif logo Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Namun beberapa pegawai KPK juga tampak mengikuti upacara mengenakan seragam jaksa. Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, yang bertugas sebagai pembina upacara, mengenakan busana adat Madura. Pimpinan KPK lainnya, yakni Alexander Marwata, mengenakan baju adat Bali, sedangkan Nawawi Pomolango memakai pakaian jas formal.

Upacara HUT RI ke-77 di KPKWakil Ketua KPK Nurul Ghufron (Foto: dok. istimewa)

Dalam kesempatan itu, Ghufron mengajak seluruh pegawai KPK merayakan hari kemerdekaan dengan rasa syukur. Dia juga mengajak para insan KPK untuk mengingat jasa para pahlawan dalam mewujudkan visi bangsa Indonesia.

"Mari kita resapi peringatan kemerdekaan ini dengan rasa syukur. Kemerdekaan yang diperjuangkan oleh segenap bangsa Indonesia harus dijadikan visi untuk menuju Indonesia yang maju dan berjaya," kata Ghufron dalam keterangannya, Rabu (17/8/2022).

Dia berpesan untuk menggapai cita-cita Indonesia yang maju diperlukan keanekaragaman. Menurutnya, pentinganya rasa saling menjaga dan menguatkan satu sama lain.

"Diperlukan persatuan dalam keanekaragaman untuk saling menjaga dan menguatkan satu sama lain dalam perwujudan cita-cita bangsa, yaitu masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera," jelasnya.

Ghufron menyebut KPK diberi amanat sebagai motor penggerak pemberantasan korupsi, sehingga memberantas korupsi merupakan jembatan emas agar masyarakat sejahtera.

"KPK diamanatkan sebagai motor penggerak pemberantasan korupsi, sebagai bagian untuk menuju jembatan emas masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan tersebut," tutur Ghufron.

Oleh sebab itu, lanjut Ghufron, insan KPK dalam mengemban amanah tugas pemberantasan korupsi diminta meresapi empat hal penting. Hal penting itu di antaranya terkait keadilan hingga kolaborasi berantas korupsi.

"Pertama, pemberantasan korupsi merupakan jembatan emas menuju keadilan dan kesejahteraan yang wajib dijadikan visi seluruh insan KPK," sebutnya.

Kemudian, meskipun beragam, Ghufron berharap ada kebersamaan insan KPK dalam memberantas korupsi.

"Kedua, walaupun memiliki latar belakang beragam, kebersamaan dan persatuan akan membuat KPK semakin kuat dalam memberantas korupsi," tambahnya.

Menurutnya, insan KPK juga harus berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa.

"Ketiga, pemberantasan korupsi harus terus dikolaborasikan dengan seluruh elemen bangsa," Sebutnya.

Kemudian, yang terakhir dia menyebut soal prasyarat mutlak agar pemerintahan terbebas dari korupsi. Hal itu guna mencapai cita-cita negara adil dan makmur.

"Terakhir, pemerintahan yang bebas dari korupsi adalah conditio sine qua non atau prasyarat mutlak untuk menggapai cita-cita menjadi sebuah negara yang adil, makmur, dan sejahtera seperti dicita-citakan para pendiri bangsa," tuturnya.

Ghufron menuturkan upacara kali ini dilaksanakan secara langsung dan hybrid. Sebanyak 400 pegawai perwakilan masing-masing deputi ikut hadir dalam upacara ini.

Simak video 'Jokowi Pakai Baju Adat Dolomani dari Buton untuk HUT Ke-77 RI':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT