ADVERTISEMENT

Pria di Banten Dipergoki Perkosa Keponakan, Ngaku Sedang Pakaikan Selimut

Isal Mawardi, Khairul Ma'arif - detikNews
Selasa, 16 Agu 2022 16:52 WIB
Poster
Ilustrasi Pemerkosaan (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pria di Kresek, Tangerang, berinisial S (28) memperkosa keponakan sendiri saat korban menginap di rumah pelaku. S kini ditangkap polisi.

Kapolresta Tangerang Kombes Raden Romdhon Natakusuma mengatakan pemerkosaan itu terjadi di rumah pelaku di Kresek, pada Minggu (31/7/2022).

"Saat itu, korban menginap di rumah tersangka," kata Kombes Romdhon dalam keterangannya, Selasa (16/8).

Romdhon mengatakan korban saat itu tengah tertidur di rumah pelaku. Tiba-tiba korban terbangun dan merasakan sakit di organ vitalnya.

Saat terbangun, korban melihat pelaku berada di dalam kamar dan tergesa-gesa mengenakan handuk. Sementara korban melihat celananya sendiri sudah dalam posisi turun sampai ke paha.

"Korban sempat bertanya kepada tersangka, 'Mang, saya diapain?', namun tersangka menjawab bahwa tersangka hendak menyelimuti korban karena banyak nyamuk," papar Romdhon.

Pelaku lalu terburu-buru ke luar kamar. Korban pergi ke kamar mandi dan mengecek di celanannya ada cairan diduga sperma. Korban meyakini dirinya telah diperkosa.

Setelahnya, korban membangunkan bibi korban atau istri pelaku. Korban lalu menceritakan kejadian yang dialaminya kepada bibinya. Bibi korban selanjutnya mendatangi pelaku yang tengah tertidur di kamarnya.

"Saat ditanya oleh bibi korban atau istrinya, tersangka mengelak melakukan perbuatan asusila," jelas Romdhon.

Bibi korban menyarankan agar korban pulang. Saat sampai di rumah, korban menceritakan peristiwa itu ke ibu korban. Bersama ibunya, korban melaporkan kasus pemerkosaan itu ke Polsek Kresek.

Polisi langsung turun tangan. Pelaku ditangkap di rumahnya. Pelaku dijerat Pasal 81 dan/atau Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Lihat juga Video: Tampang Pelaku Penyekapan-Pemerkosaan ABG SMP di Pati

[Gambas:Video 20detik]

(isa/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT