ADVERTISEMENT

Pengacara Bawa Psikolog untuk Bharada E di Bareskrim Siang Ini

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 12:56 WIB
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Kedatangan Bharada E tersebut untuk dimintai keterangan terkait insiden baku tembak dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J  yang terjadi pada Jumat (8/7) lalu di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.
Bharada Richard Eliezer atau Bharada E (Antara Foto/M Risyal Hidayat)
Jakarta -

Bharada Richard Eliezer (Bharada RE atau E) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy, akan membawakan psikolog ke Bareskrim Polri untuk Bharada E.

"Aku dampingi karena sebentar lagi jam 2 siang, kita akan bahwa ahli psikologi," kata Ronny saat dihubungi, Senin (15/8/2022).

Ronny mengatakan pihaknya akan datang ke Bareskrim Polri pada pukul 14.00 WIB siang ini. Menurutnya, penyidik Bareskrim Polri juga sudah menyetujui.

"Penyidik sudah oke, iya sudah persilakan. Hari ini baru satu (ahli) dulu," ucapnya.

Selanjutnya, dia mengungkapkan bahwa kondisi Bharada E kini dalam keadaan sehat. Ronny juga membenarkan bahwa kini kondisi mental Bharada E semakin membaik.

"Bharada E sehat. Minta dukungan dari publik," ujarnya.

Terbaru, Polri telah menghentikan penyidikan terkait dugaan pelecehan seksual oleh Yoshua terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Hal ini lantaran tidak ditemukan peristiwa pidana tersebut.

4 Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J

Untuk diketahui, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya Brigadir J. Selain Ferdy Sambo, tiga tersangka lainnya ialah Bharada Richard Eliezer (RE), Brigadir Ricky Rizal (RR), dan Kuat Ma'ruf (KM).

Dalam kasus ini, Bharada E disuruh Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Selain menyuruh, Irjen Ferdy Sambo diduga merekayasa kronologi kasus pembunuhan itu menjadi baku tembak.

Sementara itu, Bripka RR dan KM berperan ikut membantu dan menyaksikan penembakan Bharada E terhadap korban. Mereka dijerat pasal pembunuhan berencana subsider pasal pembunuhan.

Ferdy Sambo telah ditahan di Mako Brimob. Pada Kamis (11/8) lalu, dia diperiksa pertama kali setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir J. Saat diambil berita acara pemeriksaan (BAP), Sambo mengaku merencanakan pembunuhan karena Brigadir J melakukan hal yang mencoreng martabat keluarga.

Simak juga video 'Kejanggalan 2 Laporan di Kasus Brigadir J yang Kini Disetop Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT