ADVERTISEMENT

PPSDM Migas Berkolaborasi dengan Pertamina Hulu Rokan Kembangkan SDM

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 11:14 WIB
PPSDM Migas dan PHR
Foto: PPSDM Migas
Jakarta -

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) melakukan kerja sama dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR). Kerja sama ini bertujuan untuk kembangkan sumber daya manusia (SDM) dengan kontrak selama empat tahun.

Wujud dari kerja sama ini dilakukan melalui penandatanganan kontrak yang dilaksanakan oleh Kepala PPSDM Migas Waskito Tunggul Nusanto dan Vice President Human Resources PHR Fahmi Hatta bertempat di Kuningan, Jakarta Selatan.

"Suatu kehormatan bagi kami, bahwa Pertamina Hulu Rokan yang saat ini menjadi perusahaan negara paling produktif menyumbang lifting minyak bagi Pertamina maupun secara nasional, mempercayakan kami PPSDM Migas yang merupakan instansi pemerintah untuk turut andil dalam program pengembangan SDM bagi internal pegawai Pertamina Hulu Rokan," ujar Waskito Tunggul Nusanto dalam keterangan dalam keterangan tertulis, Senin (15/8/2022).

Waskito mengatakan pihaknya diberikan kewenangan untuk meningkatkan kualitas SDM di sub sektor migas untuk dapat berkompetisi melalui mekanisme ekonomi pasar. Selain itu agar mampu meningkatkan kemampuan perusahaan migas agar menjadi lebih kompetitif.

"Dan sebagai penutup, dalam kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu sekalian atas kepercayaannya kepada kami, PPSDM Migas, untuk turut menjadi bagian dari program pengembangan SDM Pertamina Hulu Rokan," jelasnya.

Ia berharap melalui kerja sama ini bisa membangun kesinambungan dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. "Semoga kerja sama yang baik ini bisa berjalan dengan baik, berkesinambungan serta dapat memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak," katanya.

Sementara itu, Fahmi Hatta menjelaskan pemerintah telah menetapkan target produksi minyak bumi nasional sebesar 1 juta barel per hari (bopd) dan gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) di tahun 2030.

"PHR yang sampai saat ini mempunyai lifting minyak terbesar akan terus berkomitmen untuk mengejar target itu. Untuk itu, kami membutuhkan support dari PPSDM Migas mengembangkan tenaga kerja PHR untuk menyukseskan target yang telah ditetapkan dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi untuk semua ruang lingkup migas di PPSDM Migas beberapa diantaranya adalah Ahli Pengendali Bor, Ahli Pengendali Perawatan Sumur, Teknisi 1 Perawatan Mekanik, Operator Pengambilan Contoh Minyak Bumi, Pengawas Operasi Produksi dan itu adalah beberapa contoh judul pelatihan dan sertifikasi pada tahun 2022 ini dan akan terus berlanjut sampai tahun 2024," tutupnya.

Lihat juga video 'Wilayah Wajib Daftar untuk Beli Pertalite Diperluas, Buruan Daftar!':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT