ADVERTISEMENT

Istri Ferdy Sambo Trauma tapi Penyebab Masih Tanda Tanya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 14 Agu 2022 22:06 WIB
Penyidikan laporan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, terkait dugaan pelecehan seksual terhadap dirinya di rumah dinas Duren Tiga, Jaksel, dihentikan.
Foto: Dok. TikTok @revalalip.
Jakarta -

Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengajukan permohonan perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Hingga saat ini LPSK belum mendapatkan informasi utuh dari Putri karena disebutkan jika kondisinya masih trauma hingga akhirnya permohonan ditolak.

Putri meminta perlindungan kepada LPSK pada 14 Juli 2022. Namun, LPSK menilai istri Irjen Ferdy Sambo itu mengalami depresi. Hal tersebut didapat saat tim psikolog dan psikiater LPSK yang sempat mendatangi Putri di kediamannya.

"Itu kan pengamatan psikolog sama psikiater, yang mereka dapatkan seperti itu. Iya (tidak ada kepura-puraan), memang kesimpulan dari psikolog dan psikiater. Bu Putri kondisinya depresi dan trauma," kata Wakil Ketua LPSK Susilaningtyas saat dihubungi detikcom, Minggu (14/8/2022).

LPSK Belum Tahu Penyebab Putri Depresi

Meski demikian, pihak LPSK tak mengetahui penyebab depresi yang dialami istri Irjen Ferdy Sambo itu. Hal tersebut lantaran Putri tak banyak memberikan keterangan saat asesmen.

"Tapi kita belum tahu apa sebab traumanya, karena nggak ada informasi dan tidak ada keterangan dari yang bersangkutan. Jadi ada beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada Ibu Putri tapi Ibu Putri ada yang bisa jawab, ada yang nggak bisa jawab," lanjutnya.

Dia mengatakan tim psikolog sempat menyodorkan kuesioner kepada istri Sambo untuk menulis apa yang dirasakan dan diinginkan, tetapi tak diindahkan. Putri juga sesekali menangis dalam proses asesmen itu.

"Mungkin psikolog, psikiater ini punya metode tertentu sehingga menyimpulkan bahwa Bu Putri memang mengalami depresi. Pertanyaan misal keadaannya gimana ibu, yang simpel-simpel aja. Tapi kalau lebih jauh beliau nggak menjawab, sesekali menangis Bu Putri-nya," ungkap Susilaningtyas.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT