Kabar Terbaru! Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus, Daftar Via Aplikasi

ADVERTISEMENT

Kabar Terbaru! Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus, Daftar Via Aplikasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 14 Agu 2022 09:25 WIB
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta bakal membuka kembali Tebet Eco Park pada 15 Agustus 2022. Taman yang berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, ini sebelumnya ditutup pada Juni lalu.

"Mulai 15 Agustus 2022 Tebet Eco Park kembali dibuka," demikian keterangan yang disampaikan Instagram @tebetecopark, seperti dilihat, Minggu (14/8/2022).

Pemprov DKI menerapkan sejumlah kebijakan kepada pengunjung. Salah satunya membatasi jumlah pengunjung harian demi mengantisipasi terjadinya penumpukan di area taman. Kapasitas maksimum untuk hari Senin-Jumat sebanyak 4.000 pengunjung. Sedangkan kapasitas pada akhir pekan sebanyak 5.000 pengunjung.

Kemudian, operasional taman pun terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama pukul 07.00-11.00 WIB, lalu sesi kedua pukul 13.00-17.00 WIB. Pengunjung wajib mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI.

Pemprov DKI juga mengatur tata tertib pengunjung di kawasan Tebet Eco Park. Di antaranya pengunjung dilarang merokok, dilarang bermain skateboard, dilarang membawa minuman beralkohol, dan dilarang merusak fasilitas taman.

Pengunjung juga tak diperkenankan bersepeda, dilarang menduduki patung, dilarang berenang di sungai, dilarang membawa hewan peliharaan selain ke pet park, serta dilarang bersandar pada railing/pagar jembatan.

Sebagaimana diketahui, Tebet Eco Park ditutup sejak 14 Juni 2022. Penutupan dilakukan untuk menata kawasan tersebut setelah pengunjung membeludak.

Pemprov DKI Jakarta bakal mewajibkan pengunjung mendaftar melalui aplikasi JAKI sebelum menyambangi Tebet Eco Park. Tak hanya itu, pengelola juga bakal memberikan kartu merah kepada pengunjung yang merusak fasilitas taman.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan nantinya segala aktivitas pengunjung bakal terekam melalui kamera CCTV. Selain kartu merah, pengunjung bakal dikirimi surat pelanggaran melalui e-mail.

"Apabila merusak, kita akan kita kasih kartu merah dan selanjutnya kita akan kasih surat teguran itu surat pelanggaran itu kepada yang bersangkutan melalui e-mail," kata Suzi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/7).

Suzi menuturkan fasilitas yang kerap mengalami kerusakan adalah toilet dan rerumputan taman. Nantinya, pelaku perusakan fasilitas dilarang masuk ke taman selama 3 bulan.

"Kan waktu mereka daftar JAKI ada e-mail yang melanggar itu selama 3 bulan tidak boleh masuk taman Tebet," jelasnya.

"Bagaimana masyarakat itu bisa disiplin walaupun jangan merasa karena taman itu gratis, tapi harus rusak kan tidak jadi walaupun gratis tetap harus dijaga," sambungnya.

(taa/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT