ADVERTISEMENT

Ini 4 Perwira Polda Metro Terbaru yang Dikurung gegara Kasus Sambo

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 12:59 WIB
Gedung Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Empat polisi berpangkat perwira menengah (pamen) ditahan di tempat khusus (patsus) lantaran diduga melanggar kode etik terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J semalam. Kini total ada 16 polisi yang menjalani patsus.

"Betul (bertambah). Hasil pemeriksaan dan gelar kemarin malam, ditetapkan empat pamen PMJ (3 AKBP dan 1 kompol) menjalankan patsus di Biro Provos Mabes Polri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Sabtu (13/8/2022).

Dedi menyebut dari total ada 16 polisi yang ditempatkan di patsus, enam personel di Mako Brimob Polri dan 10 polisi di Provos Mabes Polri.

"Jumlah sampai hari ini 16 orang telah ditempatkan di tempat khusus (patsus): 6 orang di Mako dan 10 orang di Provos," ujarnya.

Informasi dari sumber tepercaya detikcom, keempat pamen Polda Metro Jaya yang di-patsus-kan terdiri atas tiga kasubdit dan satu kanit. Keempatnya adalah pamen pada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Keempat pamen yang ditahan semalam yakni:

1. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen

2. Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan Syah

3. Kasubdit Renakta Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto

4. Kanit 2 Jatanras Polda Metro Kompol Abdul Rohim

Sebelumnya, perwira menengah dari Polda Metro Jaya yang ditindak terkait kasus Ferdy Sambo adalah Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian. Anak buah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran itu langsung dikurung di Mako Brimob, Depok, terkait pelanggaran etik.

"Dari hasil pemeriksaan hari ini telah selesai, selesai pemeriksaan langsung ditempatkan di tempat khusus di Mako Brimob. Berarti sudah dikirim, sore hari ini ya. Pangkat AKBP, sudah dikirim langsung ke Mako Brimob," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Kamis (11/8).

Dedi tidak menyebut siapa pamen Polda Metro Jaya yang dikurung di Mako Brimob tersebut. Namun, dari informasi yang diterima detikcom dari sumber tepercaya, pamen tersebut adalah Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian.

Faktor Psiko-Hierarki

Menko Polhukam Mahfud Md menyatakan dalam kasus obstruction of justice dalam tewasnya Brigadir Joshua ini terkait erat dengan kondisi psiko hierarki. Posisi tersangka utama yakni Irjen Ferdy Sambo yang kala itu menjabat sebagai Kadiv Propam Polri bisa jadi berpengaruh terhadap anggota polisi lainnya.

"Sehingga memang harus bersabar karena ada psycho-hierarchical, ada juga psycho-politics-nya," kata Mahfud pada 3 Agustus 2022.

Ketua SETARA Institute Hendardi mengatakan Inspektorat Khusus juga perlu melihat adanya 'jebakan' faktor skenario Ferdy Sambo yang diikuti oleh anggota-anggota kepolisian. Namun jika memang anggota tersebut memang melakukan hal yang terindikasi kuat melakukan tindakan pidana, maka harus dihukum secara undang-undang yang berlaku.

"Anggota Polri yang diduga melanggar etik tentu dapat dijerat pidana apabila dapat dibuktikan yang bersangkutan memang terkait langsung dengan peristiwa pidananya atau turut serta membantu tindak pidana. Namun penetapan jerat pidana tersebut mesti dilakukan secara berhati-hati, dan bertanggung jawab serta harus cukup terbuka tentang tindak pidana apa yang dilakukan yang bersangkutan. Banyak dari anggota yang sebenarnya hanyalah korban skenario di awal kasus ini muncul," tuturnya.

Simak Video: Jejak Dugaan Pelecehan ke Istri Sambo yang Akhirnya Disetop

[Gambas:Video 20detik]



(dtc/dtc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT