ADVERTISEMENT

Polisi Periksa Bos Judi Online soal Dugaan Aniaya Eks Karyawan di Jakut

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 11:28 WIB
Ilustrasi permainan judi
Foto: Getty Images/iStockphoto/Sezeryadigar
Jakarta -

Pria inisial J (22) melaporkan bos perusahaan judi online yang bermarkas di Penjaringan, Jakarta Utara, terkait dugaan penganiayaan. Polisi mengatakan kasus ini telah naik ke tingkat penyidikan.

"Kasusnya sudah naik sidik (penyidikan)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya saat dihubungi, Sabtu (13/8/2022).

Korban diketahui sempat bekerja sebagai karyawan di perusahaan tersebut. J lalu mengaku mendapatkan penganiayaan hingga penyekapan dari sejumlah orang di perusahaan tersebut.

Febri mengatakan sejauh ini empat orang telah dilakukan pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan tersebut. Para saksi yang diperiksa, mulai karyawan hingga bos perusahaan judi online.

"Saksi-saksi sudah empat orang diambil keterangannya. Sekarang lagi tahap sidik dan masih ada saksi-saksi lain yang masih akan diambil keterangannya," terang Ferbri.

"(Yang sudah diperiksa) karyawan dan bos," tambahnya.

Febri belum memerinci soal identitas bos judi online yang telah diperiksa pihaknya. Polisi pun belum menjawab lebih lanjut perihal pelaku akan turut diperiksa perihal keberadaan bisnis judi online di Penjaringan, Jakarta Utara, tersebut.

"Masih kita dalami," katanya.

Menurut Febri, lokasi perusahaan bisnis judi online itu telah kosong ketika petugas datang ke lokasi.

"Sudah kosong. Nanti perkembangan akan kami update lagi," katanya.

Pengakuan penganiayaan yang dialami eks karyawan. Simak di halaman berikutnya:

Simak juga Video: Heboh Petugas Pasukan Oranye di Jaksel Aniaya Pacar karena Cemburu!

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT