ADVERTISEMENT

Pria ODGJ Tombak Rumah Warga di Jakbar Diserahkan ke Dinsos

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 07:52 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi garis polisi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial M (43) diamankan gara-gara menombak rumah warga di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar). Pria itu tidak diproses hukum karena mengalami gangguan jiwa dan akan dibawa ke dinas sosial.

"Sementara ini mau kita arahkan ke dinas sosial untuk pelaku ini karena kan tidak bisa memproses karena memang ini ibaratnya ada gangguanlah," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo saat dihubungi, Jumat (12/8/2022) malam.

Ardhie mengatakan warga telah mengamankan M pada Kamis (11/8) sebelum dibawa ke Polsek Cengkareng. Dia menyebut warga merasa resah oleh aksi M yang menombak dan melempar batu ke rumah warga.

"Kemarin kan juga sempet diamankan sama warga karena warga sudah resah dengan kelakuan-kelakuan itu," ujarnya.

Pelaku Disebut ODGJ

Ardhie Demastyo menjelaskan pelaku diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa rumah ditombak itu terjadi pada Rabu (10/8).

"Kalau kejadiannya menurut informasi dari warga karena kemarin pun juga warga sempat datang ke kita juga untuk minta tolong. Saya pikir memang dia normal, ternyata pada saat diamankan warga, kita amankan ke Polsek, ternyata itu dia ODGJ," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo saat dihubungi, Jumat (12/8).

Ardhie mengatakan warga yang rumahnya ditombak melapor ke Polsek Cengkareng pada Kamis (11/8). Penombakan rumah itu dilakukan pelaku pada Rabu (10/8) malam.

"Orangnya laporan kemarin, kejadiannya Rabu malam, sudah dua kali katanya. Nombak dua kali, lempar batu juga, (pakai) besi, pintunya rusak," ujarnya.

Dia mengatakan M sempat melempar rumah warga menggunakan batu sebelum melakukan penombakan. Pelemparan batu itu dilakukan Selasa (9/8). Peristiwa penombakan itu terjadi di Jl Setia Raya Gang 7 RT 021 RW 016 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Untuk melemparnya (batu) kemungkinan di hari Selasa sebelum kejadian dia nombak itu," ujarnya.

(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT