Jajal Tarif Integrasi TransJ-MRT-LRT, Penumpang Keluhkan Aplikasi JakLingko

ADVERTISEMENT

Jajal Tarif Integrasi TransJ-MRT-LRT, Penumpang Keluhkan Aplikasi JakLingko

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 12 Agu 2022 19:49 WIB
Sejumlah penumpang beraktivitas di Halte CSW, Jakarta, Kamis (11/8/2022). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menetapkan besaran maksimal tarif integrasi transportasi MRT-LRT-TransJakarta sebesar Rp 10 ribu. Kebijakan tarif integrasi tiga mode transportasi itu diberlakukan mulai hari ini.
Penerapan Tarif Integrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, Direktur Utama PT JakLingko Indonesia Muhammad Kamaluddin menyebut untuk saat ini pembelian tiket tarif integrasi bisa dilakukan melalui aplikasi JakLingko.

"Masyarakat dapat merasakan manfaat tarif integrasi melalui aplikasi JakLingko," kata Kamaluddin dalam keterangannya, Kamis (11/8/2022).

Kamal menjelaskan, melalui aplikasi itu, calon penumpang bisa meng-input lokasi tujuan kemudian memilih rekomendasi rute sesuai dengan tujuan. Nantinya, aplikasi tersebut akan menunjukkan tarif yang telah disesuaikan dengan jarak tempuh serta perpindahan antarmoda transportasi.

"Contohnya, bila hanya menggunakan TransJakarta, penumpang tetap dikenakan Rp 3.500. Namun, jika terdapat kombinasi perjalanan TransJakarta dan MRT Jakarta, maka akan dikenai tarif integrasi yang perhitungannya menjadi lebih terjangkau dari ongkos biasanya" ucapnya.

Dishub DKI Pastikan Tarif Integrasi Berlaku di Semua Halte BRT TransJ

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ke depannya pembayaran tarif integrasi bisa dilakukan melalui kartu uang elektronik di samping JakLingko, seperti JakCard Bank DKI hingga E-Money Bank Mandiri. Sedangkan untuk kartu uang elektronik yang diterbitkan bank lainnya masih dalam proses penggabungan.

"Untuk kartu uang elektronik tentu yang sekarang sudah bergabung itu Mandiri dan Bank DKI. Sementara untuk bank lain karena ada regulasi internal, ini masih dalam progress. Seperti BNI, BRI, BCA," ujar Syafrin.

Kendati begitu, penumpang tak bisa langsung menggunakan kartu uang elektronik tersebut di stasiun maupun halte. Penumpang, kata dia, harus di-upgrade (reverso) kartu di loket-loket JakLingko yang disediakan di halte ataupun stasiun.


(taa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT