ADVERTISEMENT

PEKAT dan Bamsoet Minta Polri Tuntaskan Kasus Brigadir J

Sukma Nur - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 22:07 WIB
Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menerima kedatangan Ketua Umum Pembela Kesatuan Tanah Air (PEKAT) Markoni Koto dan Ketua Infokom PEKAT Lisman Hasibuan, serta jajaran pengurus PEKAT. Kini, keduanya telah sepakat untuk berdamai menjaga kondusifitas bangsa, khususnya dalam menyikapi kasus Brigadir J.

Pertemuan ini juga sekaligus mewaspadai adanya pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan kasus ini ke arah SARA maupun hal lainnya yang memicu kontraproduktif dalam penegakan hukum yang sedang berjalan. Karena itu, Ketua Infokom PEKAT Lisman Hasibuan memutuskan mencabut laporannya terhadap Bamsoet ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Hal tersebut Lisman lakukan setelah dirinya mendapatkan penjelasan dari Bamsoet yang mengatakan jika dirinya tidak membela Irjen Pol Ferdy Sambo, melainkan memberikan pandangan secara umum terkait penegakan hukum yang harus menjunjung tinggi equality before the law. Dalam penjelasannya tersebut Bamsoet juga mengajak masyarakat untuk bijaksana mencerna berbagai informasi yang beredar di media sosial seputar wafatnya Brigadir J.

"Kritikan dan masukan merupakan vitamin bagi pejabat publik. Karenanya saya tetap dukung PEKAT untuk tetap kritis terhadap berbagai situasi kebangsaan, sehingga bisa menjamin check and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan. Terkait wafatnya Brigadir J, kita sepakat untuk terus mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sejauh ini sudah bekerja dengan maksimal, agar bisa mengungkap kasus wafatnya Brigadir J secara terang benderang, sesuai perintah dan arahan Presiden Joko Widodo," ujar Bamsoet dalam keteranganya, Kamis (11/8/2022).

Anggota Komisi III DPR RI dan Ketua DPR RI ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi III DPR RI ini bersama PEKAT meminta agar masyarakat bersabar dan memberi kesempatan tim yang dibentuk Kapolri untuk bekerja maksimal mengungkap semuanya dengan transparan sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PEKAT Markoni Koto dan Ketua Infokom PEKAT Lisman Hasibuan juga mengapresiasi kebijaksanaan Bamsoet yang selalu menghargai masukan dan kritik. PEKAT dan Bamsoet berharap proses penegakan hukum terkait wafatnya Brigadir J bisa segera menemui titik terang. Sehingga, tidak ada lagi pemberitaan yang simpang siur di berbagai media, yang menjadikan masyarakat, keluarga almarhum Brigadir J maupun keluarga Irjen Ferdy Sambo sebagai korban miss informasi.

"Berbagai langkah tegas yang telah dilakukan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo merupakan cerminan keseriusan Polri dalam memenuhi rasa keadilan masyarakat, terutama bagi keluarga almarhum Brigadir J. Bamsoet meminta Masyarakat agar bersabar menunggu proses hukum yang sedang berjalan dan terus mendukung Polri agar bisa menuntaskan kasus secara terang benderang," pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, pengurus PEKAT yang hadir dalam pertemuan itu antara lain, Ketua Umum Markoni Koto, Sekjen Aga Khan, Bendahara Umum Steven Mbouw, Ketua Infokom Lisman Hasibuan, Ketua Brignas Ridwan Hayoto, Wasekjen M. Milano, Wasekjen M Ferry Razali, serta Ketua Jakarta Timur Fendy Helfi.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT