ADVERTISEMENT

Warga Blokade Jalan Cakung-Cilincing Jaktim Tolak Pengosongan Lahan!

Antara News - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 17:38 WIB
Sejumlah warga di Jalan Raya Cakung Cilincing Timur, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim) yang merupakan pemilik hingga pekerja tempat hiburan malam atau kafe memblokade jalan menolak rencana pengosongan lahan (ANTARA/Yogi Rachman)
Sejumlah warga di Jalan Raya Cakung Cilincing Timur, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim) yang merupakan pemilik hingga pekerja tempat hiburan malam atau kafe memblokade jalan menolak rencana pengosongan lahan. (ANTARA/Yogi Rachman)
Jakarta -

Sejumlah warga di Jalan Raya Cakung Cilincing Timur, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), memblokade jalan. Warga yang merupakan pemilik hingga pekerja tempat hiburan malam atau kafe menolak rencana pengosongan lahan.

Kapolsek Cakung Kompol Syarifah Chaira mengatakan pihaknya bersama unsur tiga pilar mendatangi lokasi tersebut untuk memberikan surat somasi kedua terkait pengosongan lahan yang sudah diputuskan dalam pengadilan.

"Hari ini kami dari tiga pilar melakukan pengamanan terkait pemberian somasi kedua bagi warga," kata Syarifah Chaira seperti dilansir Antara, Kamis (11/8/2022).

Warga yang datang menolak pengosongan lahan itu juga terlihat membawa sejumlah atribut seperti spanduk yang berisi permohonan perlindungan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap mafia tanah.

Warga menolak pengosongan lahan tersebut karena berdalih sudah menempati lokasi tersebut sejak 1990-an.

Ratusan petugas gabungan dari TNI-Polri, Dishub, dan Satpol PP juga terlihat mengamankan jalannya kegiatan penolakan pengosongan lahan tersebut.

"Ada penolakan warga terkait pengosongan lahan," ucap Syarifah.

Sempat terjadi perdebatan saat petugas menyerahkan surat somasi pengosongan lahan. Hingga akhirnya petugas hanya dapat membacakan surat somasi pengosongan lahan tersebut.

Tak hanya itu, arus lalu lintas di Jalan Cakung Cilincing Timur juga sempat tersendat akibat adanya aksi penolakan yang memakan sebagian badan jalan.

"Untuk perlawanan tidak ada, cuma memang ada kegiatan penutupan jalan," tutur Syarifah.

Rencananya, petugas akan kembali memberikan surat somasi ketiga. Apabila warga masih bertahan akan dilakukan pengosongan paksa.

Simak juga '53 Ribu Kawasan Hutan Negara Dikonversi untuk Peningkatan Produktivitas Lahan':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT