ADVERTISEMENT

Sosok Ratu Kalinyamat yang Diusulkan Megawati Jadi Pahlawan Nasional

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 11 Agu 2022 13:59 WIB
Makam Ratu Kalinyamat di kompleks Masjid Mantingan di Desa Mantingan Kecamatan Tahunan, Jepara, Kamis (27/8/2020).
Makam Ratu Kalinyamat di kompleks Masjid Mantingan di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Kamis (27/8/2020).(Dian Utoro Aji/detikcom)
Jakarta -

Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri setuju jika Ratu Kalinyamat mendapat julukan pahlawan nasional. Ratu Kalinyamat merupakan salah satu tokoh perempuan yang gigih dalam melawan penjajah Portugis.

Dikutip dari tulisan jurnal berjudul 'Ratu Kalinyamat: Ratu Jepara yang Pemberani' yang ditulis Chusnul Hayati, Ratu Kalinyamat adalah tokoh perempuan yang sangat terkenal di masyarakat Jepara, Jawa Tengah. Dia tidak hanya berparas cantik, tetapi juga berani seperti yang dilukiskan penjajah Portugis sebagai 'De Kranige Dame', yang artinya seorang wanita pemberani.

Kebesaran Ratu Kalinyamat pernah dilukiskan oleh penulis Portugis Diego de Couto, sebagai 'Rainha de Japara, senhora paderosa e rica' yang berarti Ratu Jepara, seorang wanita kaya dan sangat berkuasa. Di samping itu, selama 30 tahun kekuasaannya ia telah berhasil membawa Jepara ke puncak kejayaannya (Diego de Couto, 1778-1788).

Peran Ratu Kalinyamat tampak begitu signifikan pada abad ke-16. Peranannya mulai menonjol ketika terjadi perebutan tahta dalam keluarga Kesultanan Demak.

Ia menjadi tokoh sentral yang menentukan dalam pengambilan keputusan. Di samping memiliki karakter yang kuat untuk memegang kepemimpinan, ia memang menduduki posisi strategis selaku putri Sultan Trenggana, Raja Demak ketiga. Sultan Trenggana adalah putra Raden Patah, pendiri Kesultanan Demak.

Selama 30 tahun berkuasa, Ratu Kalinyamat telah berhasil membawa Jepara kepada puncak kejayaannya. Dengan armada lautnya yang sangat tangguh, Ratu Kalinyamat pernah dua sampai tiga kali menyerang Portugis di Malaka. Walaupun telah melakukan taktik pengepungan selama tiga bulan terhadap Portugis, ternyata ekspedisi tersebut mengalami kegagalan, dan pada akhirnya kembali ke Jawa. Pemimpin ekspedisi militer Ratu Kalinyamat ke Malaka tersebut adalah Kyai Demang Laksamana.

Adapun mengenai kapan Ratu Kalinyamat lahir sampai sekarang belum dapat dipastikan oleh para ahli sejarah.

Apa kata Megawati? Baca halaman selanjutnya.

Simak juga 'Megawati Soroti Kasus Kopda Muslimin: Ironis Banget!':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT