ADVERTISEMENT

BEM Untirta Minta Maaf soal Ospek Mahasiswa Baru yang Trending di Twitter

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 22:30 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Sindangsari, Kabupaten Serang, Banten. Jokowi bicara dua sosok teladan di Banten yang tercermin pada Kampus Untirta.
Foto Ilustrasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Serang -

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (BEM Untirta) meminta maaf usai kegiatan ospek mahasiswa baru di kampusnya menjadi perbincangan di Twitter. Seperti diketahui, kegiatan ospek Untirta trending di Twitter dengan narasi mahasiswa baru mengalami tekanan hingga dehidrasi.

Pihak BEM Untirta meluruskan kejadian yang dimaksud bukan pada saat ospek, melainkan saat technical meeting.

"BEM KBM Untirta menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa baru, orang tua mahasiswa baru, dan masyarakat Serang dan sekitarnya atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kegiatan technical meeting," kata Presiden Mahasiswa Untirta Ryco Hermawan di Serang, Rabu (10/8/2022).

Kegiatan itu, ujar Ryco, dilakukan atas inisiatif BEM KBM Untirta sebelum tahap Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau ospek pada 15 hingga17 Agustus. Kegiatan dilakukan hybrid dengan skema 150 mahasiswa perwakilan fakultas.

Ryco menuturkan tak bermaksud menjemur mahasiswa baru. Keberadaan mahasiswa baru di lapangan untuk sesi pengambilan gambar mozaik yang semula rencananya rampung dalam dua jam.

Dia lalu membantah adanya informasi keluhan mahasiswa mengenai larangan makan, minum, salat, istirahat. Karena panitia sudah memberikan imbauan agar mahasiswa sarapan sebelum mengikuti pembekalan.

Informasi agar melaksanakan salat secara buru-buru juga dibantah Ryco. Menurutnya, mahasiswa baru diberikan waktu selama dua jam, yaitu dari pukul 11.00 WIB sampai 13.00 WIB untuk menunaikan salat secara bergantian.

Mengenai adanya kekerasan fisik dan verbal, BEM KBM Untirta juga sudah menyusun SOP agar mereka tidak melakukan kontak fisik dan kekerasan verbal ke mahasiswa baru. "Jika ada mahasiswa baru dan pihak lainnya yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dalam bentuk apa pun dapat melaporkan melalui hotline humas Untirta," ujar dia.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT