Viral Tugas Ospek Unnes TikTok Challenge, Ini Kata Panitia

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 16 Agu 2021 20:42 WIB
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Fathur Rokhman, Rabu (24/7/2019).
Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (24/7/2019). (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) atau ospek Universitas Negeri Semarang (Unnes) viral di media sosial. Beberapa tugas jadi sorotan netizen.

Di Twitter siang tadi sempat trending tagar Unnes dan mengarah pada tugas ospek itu. Yang disoroti yaitu membuat video TikTok menggunakan produk susu hingga membuat video rap menggunakan lagu Bhinneka Tunggal Ika.

"rap challenge, nusantara menari, improvisasi tiktok, skalian jd idol ajj gak siee," komentar salah satu netizen terkait ospek tersebut.

Pada story Instagram PPAK Unnes @ppakunnes sudah ada klarifikasi soal itu. Disebutkan dari saran dan masukan dari berbagai pihak terutama dari Penanggungjawab, Steering Comittee, hasil rapat internal panitia serta aspirasi dari mahasiswa, maka diambil beberapa langkah termasuk meniadakan TikTok challange dan rap.

Berikut pemberitahuan yang ditandatangani oleh Ketua PPAK Unnes, Dondi Eko Meilani:

1. Informasi yang resmi hanya dikeluarkan dari pihak panitia kegiatan PPAK UNNES 2021 melalui pernyataan resmi official account pada platform Instagram (@ppakunnes). Tiktok (ppakunnes 2021), Youtube (PPAK UNNES), Twitter (@ppakunnes2021). Selain informasi yang keluar dari deretan akun diatas merupakan diluar dari tanggungjawab kepanitiaan PPAK UNNES 2021.

2 PPAK UNNES dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) dengan peserta PPAK UNNES mengikuti dari rumah masing-masing dan panitia penyelenggara dari tempat kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

3. Mengenai penugasan terkait penggunaan baju adat, mahasiswa baru UNNES (Mahesa) tidak diwajibkan untuk membeli atau menyewa baju adat. Mahesa disarankan untuk meminjam atau menggunakan pakaian adat yang dimiliki. Selain itu, mahasiswa baru diperbolehkan menggunakan baju adat yang difokuskan di bagian atas pada kamera serta diperbolehkan menggunakan baju batik, kain selendang, ataupun ornament hiasan kepala seperti blangkon,iket, dan lain-lain sesuai budaya adat daerahnya masing-masing. Segala ketentuan tersebut telah dijelaskan pada buku panduan

4. Mengenai penugasan video dalam platform Tiktok dan Instagram yang menyertakan produk sponsor bersifat tidak wajib.

5. Dana hasil kerjasama yang didapat dari kegiatan sponsorship akan diperuntukan pada program Beasiswa Sinergi Perubahan (@MahesaPeduli). Beasiswa Sinergi Perubahan (#MahesaPeduli) merupakan bantuan pendidikan yang diperuntukkan khusus mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang tahun 2021.

6. Mengenai penugasan yang dikeluhkan dan dirasa memberatkan mahasiswa baru, maka mahasiswa baru tersebut dapat menghubungi pendamping masing-masing untuk diberikan kebijakan lebih lanjut.

7. Peniadaan penugasan Rap Challenge dan Improvisasi Tiktok Challenge. Adapun bagi Mahesa yang sudah mengupload terlebih dahulu akan diberi reward dengan dipilih 3 terbaik dari tiap penugasan tersebut dan mendapatkan hadiah yang mekanismenya akan dijelaskan lebih lanjut.

8. Penugasan "Nusantara Menari" bagi mahasiswa baru bersifat opsional. Mahasiswa baru diperbolehkan memilih untuk mengerjakan penugasan ataupun tidak mengerjakan. Bagi yang mengerjakan akan diberi reward berupa hadiah yang akan dipilih untuk 3 terbaik dalam penugasan tersebut.

9. Perpanjangan deadline penugasan, dengan rincian 17 Agustus 2021: Video pengenalan budaya, Nobar serentak MV Jingle PPAK UNNES 2021, twibbon PPAKUNNES 2021 19 Agustus 2021 Resume Orda dan UKM, Esai Konservasi, Nusantara Menari, video opini kelompok.

10. Segenap panitia PPAK UNNES 2021 terus berkomitmen untuk senantiasa turut mengawal berbagai agenda kerakyatan dan menjaga nafas perjuangan dalam menyikapi berbagai isu sektoral, baik didalam kampus, regional, maupun nasional.

Selanjutnya, penjelasan Humas Unnes...