ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Camat: Mursideh yang Rumahnya Tertutup Tembok Akan Pindah 14 Agustus

Antara - detikNews
Rabu, 10 Agu 2022 13:50 WIB
Jalan yang ditempuh keluarga Mursideh untuk masuk rumah, gara-gara jalan yang lumrah kini ditembok oleh tetangganya. 4 Agustus 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jalan yang ditempuh keluarga Mursideh untuk masuk rumah, gara-gara jalan yang lumrah kini ditembok oleh tetangganya. 4 Agustus 2022. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Camat Pulogadung, Syafrudin Chandara, mengatakan telah mengetahui keputusan keluarga Mursideh, pemilik rumah yang aksesnya ditutup tetangga, pindah dari Kelurahan Pisangan Timur. Tindakan itu disebut dilakukan karena tak tercapainya kesepakatan untuk membongkar tembok dengan tetangganya.

"Rencananya pindah tanggal 14 Agustus 2022," kata Syafrudin Chandra, seperti dilansir Antara, Rabu (10/8/2022).

Chandra menambahkan, keluarga Mursideh rencananya pindah ke kawasan Cipinang Sodong, Kelurahan Cipinang.

"Kalau yang di Pisangan Timur itu rumah mereka sendiri," ujar Chandra.

Putri Mursideh, Anisa (40), menyampaikan rencana kepergiannya dari rumah di Pisangan Timur. Menurutnya, Mursideh dan keluarga pindah untuk mendapat ketenangan.

"Keluarga kami pindah demi kebaikan bersama dan demi kenyamanan orang tua saya, kasihan beliau sudah tua," kata Anisa saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (10/8/2022).

Anisa mengatakan yang akan pindah rumah ialah orang tuanya bersama sang adik dan adik ipar, yaitu Firmansyah dan Tri. Sementara Anisa akan tetap tinggal di rumah kontrakannya yang tak jauh dari kediaman Mursideh yang ditembok tersebut.

"Yang pindah ibu, bapak, dan adik saya, sedangkan saya nggak pindah. Saya insyaallah masih tetap ngontrak di sini," ujarnya.

Camat Pulogadung, Syafrudin Chandra (tengah), usai memediasi warganya yang bermasalah soal tembok menutup akses rumah. (Mulia Budi/detikcom)Camat Pulogadung, Syafrudin Chandra (tengah), setelah memediasi warganya yang bermasalah soal tembok menutup akses rumah. (Mulia Budi/detikcom)

Diizinkan Bongkar Tembok 50 Cm

Sebelumnya diberitakan, Widya, tetangga Mursideh yang mamasang pagar, hanya akan mengizinkan tembok penghalang akses rumah Mursideh dibongkar 50 cm. Dia menyebut ukuran itu cukup untuk keluar masuk manusia.

"Kan sesuai juga dengan yang diviralkan bahwa mereka kan tidak bisa lewat, mereka itu kan satuannya manusia, orang, makanya 50 cm itu kami pikir itu adalah ukuran yang pas. Semua bisa lewat, cukup longgar, seperti itu," ujar Jumat (5/8).

"Tembok itu tetap harus berdiri bahwa kami atas nama kemanusiaan dan rasa persaudaraan yang sudah lama tetap memberikan akses dia (keluarga Mursideh) untuk bisa keluar, tapi dalam arti berbatas. Kami saat ini hanya memberikan akses keluar untuk orang, tidak dengan yang lain seperti itu," katanya.

(aik/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT