PDIP Panggil Kadisdik DKI Terkait Laporan Siswi Dipaksa Berjilbab Besok

ADVERTISEMENT

PDIP Panggil Kadisdik DKI Terkait Laporan Siswi Dipaksa Berjilbab Besok

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 21:55 WIB
Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono.
Gembong Warsono (Foto: dok. Istimewa)

Selain itu, Ima menerima laporan SMP negeri di Jaksel memaksa siswi mengenakan jilbab. Ima menyebut ada intimidasi terhadap murid.

"Kalau sekolah yang lain itu kan berdasarkan mereka chat WA ke saya, tapi mereka masih minta dilindungi, jangan sampai nanti ada anaknya jadi di-bully atau apa. Yang pasti sekolah nggak berani instruksi secara tertulis, tetapi di sini murid-murid diintimidasi," kata Ima.

"Contoh, kebetulan tim saya cerita adiknya dipaksa pakai kerudung, padahal dia nggak mau pakai kerudung dan sudah beli seragam yang biasa akhirnya dipaksa. Jadinya beli seragam lagi gitu. Kalau yang dia punya uang, kalau dia nggak punya uang, satu sisi saya tanya, ini diperintahkannya secara apa? Secara lisan," lanjutnya.

Disdik DKI Tegaskan Tak Ada Sekolah Negeri Paksa Siswi Berjilbab

Wakil Kepala Disdik DKI Jakarta Purwosusilo menjelaskan pihaknya telah mengecek ke sekolah setelah mendengar kabar siswi SD negeri di Jakbar dipaksa mengenakan jilbab. Hasilnya, kata dia, tidak ada pemaksaan.

"Sekolah tidak ada yang umumkan, guru juga tidak ada yang umumkan. Guru itu ngomong ke murid, 'Besok hari Rabu, kan Pramuka', guru itu ngomongnya ke murid 'Nak, kalau Pramuka, jangan lupa, kalau besok Rabu pakai Pramuka ya'. Kemudian 'Kalau pakai jilbab, yang matching dengan Pramuka warna cokelat', sudah, gitu doang," kata Purwosusilo kepada wartawan, Selasa (2/8) malam.

Dia menjelaskan soal laporan pemaksaan penggunaan jilbab terhadap siswi di SMP negeri di Jaksel. Purwosusilo mengatakan pihaknya telah menemui keluarga dari siswi SMP tersebut untuk berkomunikasi.

Hasilnya tidak ditemukan adanya pemaksaan terhadap siswi SMP negeri untuk memakai jilbab. Purwosusilo mengatakan pihak sekolah juga tidak pernah memaksa siswi memakai jilbab.

"Kakak anak itu juga menyadari 'Sebetulnya tidak begitu, Pak'. Jadi kalau yang di SMP itu tidak ada sekolah memaksa (siswi pakai jilbab), tidak ada. Jadi, di sekolah tidak ada menyampaikan memaksa menggunakan jilbab kepada muslimah pun, apalagi yang muslim, tidak disinggung sama sekali," ujarnya.


(taa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT