ADVERTISEMENT

KPK Bakal Resmikan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Besok

M Hanafi - detikNews
Selasa, 09 Agu 2022 20:09 WIB
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Hanafi-detikcom)
Foto: Plt Jubir KPK Ali Fikri (Hanafi-detikcom)
Jakarta -

KPK akan meresmikan Gedung Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) besok. Gedung ini bakal jadi Rupbasan pertama KPK.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut peresmian itu bakal digelar pada Rabu (10/8) pagi. Rupbasan tersebut berlokasi di Cawang, Jakarta Timur.

Ali menjelaskan, nantinya Rupbasan itu akan digunakan sebagai tempat pengamanan benda hasil sitaan dari penanganan korupsi. Selain itu, Rupbasan bakal difungsikan sebagai tempat pemeliharaan benda rampasan KPK.

"Kedepannya, Gedung Rupbasan Cawang akan digunakan oleh KPK sebagai tempat pemeliharaan dan pengamanan benda sitaan maupun barang rampasan dari penanganan perkara tindak pidana korupsi," jelas Ali.

Adapun fasilitas Rupbasan itu, kata Ali, berguna sebagai tempat penyimpanan benda rampasan KPK. Hal ini bertujuan agar barang tersebut tidak mengalami penurunan nilai atau depresiasi

"Rupbasan ini dilengkapi fasilitas penyimpanan dan perawatan yang laik agar barang-barang yang disimpan tersebut tidak mengalami depresiasi nilai aset pada saat proses lelang dilakukan. Sehingga nilai pengembalian kepada kas negara menjadi optimal," sebutnya.

Ali menyebut Rupbasan ini juga salah sayu optimalisasi dalam penegakkan hukum tindak pidana korupsi (TPK). Tak hanya memberi jera, KPK juga bakal menyisir aset milik terpidana korupsi untuk dikembalikan ke negara.

Hal ini sejalan dengan strategi KPK dalam penindakan tindak pidana korupsi. Bahwa penegakkan hukum TPK tidak hanya untuk memberikan efek jera bagi para pelakunya, namun juga untuk mengembalikan kerugian negara secara optimal atau asset recovery," tutur Ali.

Dalam peresmian itu, sebut Ali, 4 pimpinan KPK bakal hadir. Mereka adalah Ketua KPK Firli Bahuri, beserta Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron; Alexander Marwata dan Nawawi Pomolangi. Nantinya bakal ada upacara seremoni berupa penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Selain pimpinan KPK, dijadwalkan hadir sejumlah petinggi negara. Mereka di antaranya adalah Hakim Agung Prof Surya Haya, Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly, Pimpinan Komisi III DPR Ahmad Sahroni, serta Pimpinan BPK Adhi Suryadnyana.

Ali menyebut dalam peresmian itu bakal ada penyerahan berita acara (BA) serah terjma. Ali berharap dengan adanya Rupbasan ini, KPK bakal memanfaatkan secara maksimal upaya pemberantasan korupsi.

"Selain itu juga akan dilakukan prosesi penyerahan berita acara (BA) serah terima pekerjaan dari kontraktor kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Gedung ini," ucap Ali.

"Diharapkan dengan peresmian gedung Rupbasan Cawang, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung pemberantasan korupsi yang berdaya guna sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia," tutupnya.

Sebelumnya, KPK berencana bakal meresmikan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara atau Rupbasan di kawasan Cawang, Jakarta Timur (Jaktim). Nantinya barang-barang sitaan KPK bisa disimpan di lokasi itu.

Dicek melalui unggahan KPK di akun Twitter resminya @KPK_RI, Senin (8/8/2022), Rupbasan itu berdiri di tanah seluas 7.831 meter persegi. Video dalam unggahan itu tampak Wakil Ketua KPK Alexander Marwata tengah mengecek lokasi Rupbasan itu.

"KPK akan meresmikan Gedung Penyimpanan Benda Rampasan (Rupbasan) di Cawang, Jakarta Timur," demikian tertulis dalam unggahan KPK itu.

Masih dalam unggahan itu, Rupbasan KPK memiliki fasilitas 180 slot parkir mekanik untuk kendaraan bermotor roda empat, 120 slot parkir untuk kendaraan roda dua, dan 12 slot kendaraan sejenis bus. Disebutkan pula KPK dapat menampung barang bukti di lokasi seluas 588 meter persegi.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengamini Rupbasan ini merupakan yang pertama yang dimiliki KPK. "Betul," ucapnya memberikan konfirmasi.

Dalam melaksanakan tugasnya, KPK memang kerap menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejahatan seperti mobil dan motor. Di sisi lain KPK tidak memiliki cukup ruang di kantornya untuk menyimpan barang-barang sitaan itu.

Pada akhirnya KPK menitipkan barang sitaan itu ke Rupbasan milik instansi lain seperti sejumlah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM atau Kanwil Kemenkumham. Di sisi lain sering pula urusan barang sitaan ini menjadi masalah berkaitan dengan biaya perawatan barang-barang sitaan itu.

Simak juga 'Citra KPK Terendah Versi Litbang Kompas, Firli Singgung Waktu Survei':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT