Hakim MK: Medsos Menguasai Hajat Hidup Orang Banyak, Harus Diawasi

ADVERTISEMENT

Hakim MK: Medsos Menguasai Hajat Hidup Orang Banyak, Harus Diawasi

Andi Saputra - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 15:38 WIB
Perbaikan Permohonan Uji Formil UU KPK  ---  Para pemohon uji formil UU No 19/2019 mengikuti sidang lanjutan dengan agenda perbaikan permohonan di gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Rabu (8/1/2020). Para pemohon menilai proses pembentukan UU No 19/2019 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  menyalahi syarat formil. Sidang dipimpin hakim konstitusi Arief Hidayat.
Ilustrasi MK (Ari Saputra/detikcom)

Peradaban manusia juga terus berkembang. Dari peradaban yang sangat sederhana, hunting society beralih pada agrarian society. Kemudian terjadinya revolusi industri dengan ditemukan mesin uap, listrik, dan lainnya.

Bertahun-tahun kemudian menuju pada information society dengan ditemukan komputer dan sebagainya, hingga peradaban saat ini yang disebut era 5.0 atau super-smart society yang mengalami perkembangan sungguh luar biasa.

"Seperti dilakukan MK sekarang yang tengah mengembangkan teknologi digital. Tapi apakah semua bidang kehidupan akan digantikan dengan teknologi digital? Malah pada era 5.0 sekarang, manusia akan digantikan oleh robot. Ternyata tidak. Semuanya harus tetap berbasis pada human being," ujar Arief Hidayat.

Arief menjelaskan, teknologi informasi mempunyai sisi positif dan negatif. Salah satu sisi negatif teknologi, banyak yang tidak bertanggung jawab melalui penggunaan media komunikasi, seperti WhatsApp, Twitter, dan Instagram.

"Muncul suatu era yang disebut post-truth. Sesuatu yang tidak benar, namun diulang-ulang di media sosial, maka itu akan menjadi kebenaran. Ujaran kebencian dan narasi negatif yang bertujuan memecah belah bangsa banyak berseliweran di media sosial. Belum lagi hal tersebut banyak dibagikan dan disebarluaskan tanpa ada cek kembali," pungkas Arief Hidayat yang juga pernah menjadi Ketua MK.


(asp/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT