ADVERTISEMENT

Duo Hakim PN Rangkasbitung Tertangkap Nyabu Kini Dinanti Meja Hijau

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 22:34 WIB
Ilustrasi kasus sabu para hakim PN Rangkasbitung.
Ilustrasi hakim kasus sabu (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Hakim Danu Arman dan Yudi Rozadinata akan segera duduk di kursi pesakitan. Kedua hakim tersebut akan menjalani peradilan kasus narkoba jenis sabu yang menjeratnya.

Kasi Penkum Kejati Banten Ivan H Siahaan mengatakan berkas perkara duo hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung itu sudah rampung. Berkas dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti atau P21.

"Sudah P21, tinggal menunggu tahap kedua, nanti tergantung penyidik dari BNN," kata Ivan di Serang pada Jumat (5/8/2022).

Pelimpahan pertama berkas perkara kasus sabu dua hakim PN Rangkasbitung itu dilakukan Senin (18/7). Pada Selasa (2/8) atau Rabu (3/8) kemarin, berkas dinyatakan lengkap.

"Lengkap berkasnya, sebelumnya ada kekurangan formil dan materiil sedikit saja," jelas Ivan.

Kini tinggal menunggu pelimpahan tahap kedua (penyerahan tersangka dan barang bukti) dari BNN ke jaksa penuntut umum. Tahap penyusunan tuntutan segera berproses.

"Tinggal menunggu tahap kedua," katanya.

Namun belum disampaikan lokasi kedua hakim itu akan disidangkan.

Seperti diketahui, Danu dan Yudi terlibat sabu sebesar 20,634 gram jenis ice blue kristal. Sabu itu dipesan dari Sumatera.

Mereka berdua ditangkap BNN Provinsi Banten pada Selasa (17/5) di PN Rangkasbitung. Penangkapan bermula dari terbongkarnya pengiriman sabu yang dipesan oleh Tudi dan diambil oleh pegawai pengadilan inisial RASS.

Lihat juga video 'Positif Narkoba! Dua Hakim PN Rangkasbitung Dibekuk BNN':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT