ADVERTISEMENT

Siapa Pencetus Lambang Tunas Kelapa? Ini Profil dan Sejarahnya

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 21:45 WIB
Siapa Pencetus Lambang Tunas Kelapa? Ini Profil dan Sejarahnya
Siapa Pencetus Lambang Tunas Kelapa? Ini Profil dan Sejarahnya | Foto: kemenpora
Jakarta -

Siapa pencetus lambang tunas kelapa? Ini menjadi pertanyaan bagi sebagian besar orang yang belum tahu betul siapa sosok penemu lambang tunas kelapa yang menjadi lambang Gerakan Pramuka Indonesia.

Simak informasi berikut ini untuk mengenal lebih lanjut tentang siapa pencetus lambang tunas kelapa dan sejarahnya.

Siapa Pencetus Lambang Tunas Kelapa? Soenardjo Atmodipuro

Pencetus lambang tunas kelapa adalah Soenardjo Atmodipuro. Dilansir dari laman resmi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia, Soenardjo Atmodipuro adalah pencipta lambang tunas kelapa yang merupakan lambang dari Gerakan Pramuka Indonesia.

Soenardjo Atmodipuro adalah seorang Andalan Nasional dan Pembina Pramuka yang juga merupakan pegawai dari Departemen Pertanian. Sosok pencipta lambang pramuka ini lahir pada tanggal 29 Februari 1903 di Blora. Soenardjo Atmodipuro meninggal pada tanggal 31 Mei 1979.

Lambang tunas kelapa ciptaan Soenardjo Atmodipuro itu untuk pertama kalinya dipergunakan sebagai lambang Gerakan Pramuka adalah pada tanggal 14 Agustus 1961, ketika Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Panji Kepramukaan kepada Gerakan Pramuka.

Siapa Pencetus Lambang Tunas Kelapa? Ini Profil dan SejarahnyaLambang Tunas Kelapa: Lambang Gerakan Pramuka Indonesia | Foto: kemenpora

Lambang Tunas Kelapa, Sejarah Lambang Gerakan Pramuka Indonesia

Siapa pencetus lambang tunas kelapa sudah diketahui, yaitu Soenardjo Atmodipuro. Selanjutnya mari membahas tentang lambang tunas kelapa yang dijadikan sebagai lambang Gerakan Pramuka Indonesia. Berikut penjelasan seputar lambang tunas kelapa sebagaimana dilansir dari laman resmi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia.

Lambang dari Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa, hal itu sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka pasal 48 dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka Bab VII Pasal 120. Penjabaran lambang tunas kelapa itu ditetapkan dalam SK Kwarnas Nomor 06/KN/72 tentang Lambang Pramuka.

Dilansir dari laman National Geographic Indonesia, pengetahuan tentang lambang Gerakan Pramuka juga menjadi salah satu materi dalam SKU, yakni mulai SKU Siaga Mula, SKU Siaga Bantu, Siaga Tata, serta SKU Penggalang Ramu.

Arti Makna Lambang Tunas Kelapa, Lambang Gerakan Pramuka

Sebagaimana diketahui, siapa pencetus lambang tunas kelapa adalah Soenardjo Atmodipuro. Lambang tunas kelapa yang menjadi lambang Gerakan Pramuka Indonesia itu tentunya memiliki arti makna tersendiri sebagaimana yang tertera dalam Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 06/KN/72.

Berikut 6 arti makna lambang tunas kelapa sebagai lambang Gerakan Pramuka Indonesia:

  1. Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti : penduduk aseli yang pertama, yang menurunkan generasi baru.Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia
  2. Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun djuga. Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
  3. Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya.Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masjarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
  4. Nyiur bertumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia.Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus jakni yang mulia dan djudjur dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
  5. Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah melambangkan bahwa tekad dan kejakinan tiap Pramuka mempunjai dan berpegang kepada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnyauntuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanja.
  6. Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Demikian informasi tentang siapa pencetus lambang tunas kelapa serta sejarah dan maknanya. Pencetus lambang tunas kelapa adalah Soenardjo Atmodipuro. Semoga bermanfaat.

(wia/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT