ADVERTISEMENT

Tiada Unsur Pidana Bikin Urusan Beras Bansos Dikubur Tutup Perkara

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Agu 2022 07:04 WIB
Tim Satgas Pangan Mabes Polri mendatangi lokasi penimbunan beras untuk bantuan sosial (bansos) di Kelurahan Tirtajaya, Kota Depok.  (M Sholihin/detikcom)
Lokasi beras bansos rusak dikubur di Depok. (M Sholihin/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menyatakan tidak ada unsur pidana terkait beras bansos yang dikubur di Kampung Serab, Sukmajaya, Depok. Penyelidikan terkait beras bansos dikubur pun dihentikan polisi.

Sebelumnya, temuan beras bansos dikubur di Depok ini membuat geger warga. Temuan beras bansos dikubur ini pertama kali dibongkar oleh Ketua Pemuda Pancasila Depok, Rudi Samin, yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Polda Metro Jaya kemudian tangan menyelidiki temuan beras bansos rusak itu. Sejumlah saksi diperiksa, termasuk JNE selaku transporter yang menguburkan beras rusak tersebut.


Tak Ada Pidana soal Beras Bansos Rusak Dikubur

Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus beras bansos rusak yang dikubur JNE ini. Dari hasil penyelidikan dinyatakan tak ada unsur pidana.

"Hasil pemeriksaan penyidik sampai saat ini tidak ditemukan unsur pidana di dalamnya. Kemudian beras yang ditanam ini adalah beras yang rusak dan sudah dilakukan penggantian kepada Kemensos," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah saksi terkait penyelidikan kasus ini. Di antaranya dari pihak Kemensos, Bulog, JNE, dan PT DNR selaku vendor pemenang tender dalam pendistribusian bansos.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis mengatakan penyelidikan dihentikan karena tidak ada unsur pidana.

"Iya, kita hentikan, proses penyelidikan kita hentikan," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Beras Dimusnahkan karena Rusak

Zulpan mengatakan ada 3,4 ton beras bansos yang dikubur oleh JNE selaku transporter. Ia menambahkan, 'penguburan' berasa bansos tersebut sudah sesuai prosedur pemusnahan barang rusak.

"Kenapa ditanam, ini merupakan mekanisme JNE sebagai perusahaan dalam memusnahkan barang-barang yang rusak," katanya.

"Jadi penanaman ini merupakan pemusnahan barang rusak," imbuhnya.

Baca di halaman selanjutnya: tak ada kerugian negara dan warga

Simak Video: Geger Beras Bansos Dikubur: Penyelidikan Disetop-Ancaman Hotman Paris

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT