ADVERTISEMENT

Polda Metro: Negara dan Warga Tak Dirugikan Terkait Beras Bansos Dikubur

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 04 Agu 2022 14:10 WIB
Jakarta -

Kasus berkarung-karung beras bantuan sosial (bansos) yang ditemukan terkubur di tanah lapang kawasan Sukmajaya, Depok, dinyatakan bukan merupakan tindak pidana. Polisi menyebut negara tidak dirugikan sama sekali atas adanya temuan itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan beras itu merupakan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona (COVID-19) untuk kurun April 2020-Desember 2020. Total beras yang dikubur di lokasi itu adalah 3,4 ton.

"Penyalurannya tentunya yang menjadi ujung tombak adalah Kementerian Sosial dan bekerja sama dengan Bulog kemudian menunjuk vendor melalui mekanisme lelang untuk sebagai penyalur, kemudian vendor pemenang bekerja sama lagi dengan JNE untuk memberikan pengiriman kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial dari program pemerintah ini," ucap Zulpan dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (4/8/2022).

Tim dari Polda Metro Jaya dan Polres Depok, disebut Zulpan, sudah mengecek langsung ke lokasi penemuan beras yang dikubur itu. Selain itu, klarifikasi dilakukan dengan memeriksa Kementerian Sosial (Kemensos) hingga pihak JNE yang menyalurkannya ke masyarakat.

Menurut Zulpan, beras-beras itu rusak sehingga pihak JNE menggantinya. Atas hal itu, negara disebut Zulpan tidak mengalami kerugian.

"Kemudian beras yang ditanam ini adalah beras yang rusak, kenapa ditanam? Ini merupakan mekanisme yang dimiliki oleh JNE sebagai perusahaan dalam memusnahkan barang-barang yang rusak, jadi penanaman ini dalam rangka pemusnahan terhadap barang yang rusak," ucap Zulpan.

"Kemudian terhadap barang yang rusak tersebut yang 3,4 ton beras dalam hal ini sudah dilakukan penggantian oleh pihak JNE kepada Kemensos maupun pemerintah sehingga dalam hal ini bisa disampaikan bahwa dengan adanya kerusakan beras yang sudah diganti itu negara tidak dirugikan, kemudian masyarakat juga tidak dirugikan karena masyarakat yang untuk menerima bantuan ini juga tersalurkan. Jadi kita sudah mengecek datanya semua bantuan dari pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak COVID ini tersalurkan semuanya," imbuh Zulpan.

(dhn/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT