ADVERTISEMENT

Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Gorong-gorong Depan Apotek Depok

Muchamad Sholihin - detikNews
Kamis, 04 Agu 2022 12:34 WIB
Damkar evakuasi ular sanca depan apotek di Depok (Dok Istimewa)
Damkar mengevakuasi ular sanca di depan apotek di Depok (Foto: dok. Istimewa)
Depok -

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok mengevakuasi ular sanca sepanjang 3 meter di gorong-gorong depan apotek di Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok. Ular sanca itu berada dalam sebuah kotak.

"Iya benar, kita evakuasi ular, jenis sanca. Panjang sekitar 3 meter ya. Bukan di apotek ya, tetapi di gorong-gorong depannya. Iya di dalam kotak," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Welman Naipospos saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (4/8/2022).

Welman menyebut evakuasi itu dilakukan pada Selasa (2/8/2022). Informasi sementara yang didapat tim Damkar Depok, ular itu diduga merupakan ular peliharaan yang ditinggal pemiliknya.

"Jadi informasinya ular itu ada di dalam kotak, iya peliharaan. Menurut informasi, ular itu memang dipelihara atau apa oleh orang yang suka jaga parkir di sekitar lokasi. Tapi tukang parkir itu sudah tidak kelihatan datang ke situ. Kemudian ada yang lapor ke kita untuk evakuasi ular," kata Welman.

"Tetapi soal informasi itu ular peliharaan dan ditinggal atau tertinggal, itu masih informasi ya. Kita tidak ke arah itunya. Yang pasti kita datang dan lakukan evakuasi ular," tambahnya.

Evakuasi Ular

Welman menambahkan, selama Januari-Juni 2022, pihaknya sudah mengevakuasi 148 ekor ular berbagai jenis. Rinciannya, 16 ekor ular dievakuasi pada Januari, 18 ekor dievakuasi pada Februari, 33 ekor dievakuasi pada Maret, 30 ekor pada April 28 pada Mei, dan 30 ekor pada Juni 2022.

"Paling banyak kita evakuasi dari Sukmajaya dan Cimanggis," kata Welman.

Welman menambahkan kemunculan ular di lingkungan permukiman warga karena habitat ular terganggu oleh aktivitas manusia. Sehingga ular mencari tempat tinggal baru yang dekat dengan sumber makanannya.

Salah satunya lingkungan rumah atau tempat tinggal yang tidak bersih dan banyak dihuni tikus. Diketahui, tikus adalah salah satu makanan ular.

"Kota Depok ini kan berkembang, sudah banyak pembangunan, jadi otomatis tempat ular itu kan terganggu dan ular mencari tempat baru. Nah di satu sisi, banyak tempat tinggal yang tidak diperhatikan kebersihannya, kemudian dihuni tikus yang jadi mangsa ular, sehingga mengundang ular datang," beber Welman.

"Ditambah cuaca yang belakangan sering hujan, dampak hujan dan banjir itu kan membuat tempat tinggal ular terganggu juga, kemudian mencari tempat baru, jadi ini sebab sekarang banyak ditemui ular di sekitar rumah dan tempat tinggal," tambahnya.

Welman mengimbau masyarakat agar terus menjaga kebersihan lingkungannya. Sebab, cuaca yang sering hujan membuat ular datang ke daerah permukiman warga.

Simak video 'Ular Piton Sembunyi di Motor, Petugas Berjibaku Mengevakuasi':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT