ADVERTISEMENT

Kemendes Puji Pemprov DIY Gercep Berangkatkan Transmigran ke Sultra

Erika Dyah - detikNews
Senin, 01 Agu 2022 19:06 WIB
Kemendes PDTT
Foto: Dok. Kemendes PDTT
Jakarta -

Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, Sigit Mustofa Nurudin mengapresiasi gerak cepat Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang memberangkatkan transmigran di bulan Juli 2022. Sebanyak 12 KK (46 jiwa) transmigran asal DIY ini diberangkatkan menuju ke Permukiman Transmigrasi Raimuna, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam acara pelepasan keberangkatan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY pada Minggu (31/7), Sigit menyebut hal ini sesuai dengan target yang dicanangkan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar.

"Bawa motivasi dan semangat positif yang diperoleh selama pelatihan calon transmigran untuk membangun lokasi transmigrasi," ujar Sigit dalam keterangan tertulis, Senin (1/8/2022).

Ia menambahkan penghasilan transmigran sebesar Rp 50 juta/bulan bukan tidak mungkin dicapai. Asalkan disertai kerja keras dan semangat tidak mudah menyerah.

Sementara itu, Kadis Nakertrans DIY, Aria Nugrahadi menyampaikan kegiatan pelepasan keberangkatan transmigran ini penting untuk menggelorakan kembali peranan transmigrasi. Khususnya dalam menciptakan peluang bagi peningkatan martabat dan harkat kehidupan masyarakat transmigran dan penduduk setempat di kawasan transmigrasi.

Aria yang didampingi Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto berharap acara ini dapat menggugah dan memberikan semangat kepada transmigran dari DIY.

"Keputusan bertransmigrasi merupakan keputusan besar, sulit, dan dilematis. Betapa tidak, tanah kelahiran, tali kekerabatan dan lingkungan sosial yang selama bertahun-tahun menjadi bagian kehidupannnya sehari-hari, seketika harus ditinggalkan dalam waktu yang lama dan bahkan mungkin untuk selamanya," jelas Aria.

Setelah menempati lokasi, transmigran menjadi warga penduduk setempat sehingga tak lagi terdaftar sebagai warga DIY. Oleh karena itu, ia meminta para transmigran untuk mematuhi aturan di daerah tujuan.

"Taatilah segala peraturan dan adat istiadat yang ada di lokasi transmigrasi," tandasnya.

Kesiapan Para Transmigran dari DIY

Salah seorang transmigran asal Bantul, Dita Rahmawan mengaku bertekad mantap untuk mengikuti program transmigrasi.

"Saya melihat lokasi transmigrasi dan YouTube dan mantap untuk mengikuti program transmigrasi ini untuk masa depan anak saya yang lebih baik," ungkap Dita.

Transmigran lain asal Sleman, Suryati dengan 3 anak yang dimilikinya juga mengaku mantap diajak suami berangkat transmigrasi.

"Saudara saya ada yang berhasil ikut transmigrasi di Sumatera, saya mantap untuk ikut transmigrasi dan yakin bisa sukses," ujar Suryati.

Sebagai informasi, dalam kesempatan tersebut para transmigran juga mendapat bantuan modal kerja dan alat pertanian dari Dinas-dinas ketransmigrasian kabupaten/kota di wilayah DIY. Bantuan ini diharapkan dapat membantu transmigran untuk mengolah lahan transmigrasi.

Selain DIY, Dinas Nakertrans Provinsi Banten juga diketahui memberangkatkan 6 KK (23 jiwa) serta Dinas Nakertrans Provinsi NTB memberangkatkan 7 KK (27 jiwa) ke lokasi yang sama.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT